HeadlineHukum & KriminalMetro Fakfak

Sidang Praperadilan: Penasehat Hukum Sesalkan Jaksa Hadirkan Saksi Yang Tidak Berkompeten

Fakfak_ Sidang permohonan praperadilan atas penetapan tersangka dan penahanan FI, yang dimohon oleh kuasa hukumnya, Achmad Junaedy, SH. MH., selasa (8/5) menghadirkan 3 orang saksi, yang dihadirkan oleh pihak termohon atau Kejaksaan Negeri Fakfak.

Ketiga saksi yang dihadirkan oleh termohon yang diwakili 3 jaksa, yakni Kasi Pidsus, Kasi Intel dan Kasi Datun Kejaksaan Negeri Fakfak, antara lain, RL, JK dan YH.

Dalam persidangan, Kasi Pidsus Kejari Fakfak, Bagir, SH. menyampaikan bahwa, ketiga saksi ini hampir sama, yakni pernah diperiksa dalam kasus dugaan korupsi dana hibah Pemerintah Provinsi Papua Barat senila 9,5 milyar, yang disangkakan kepada mantan Ketua Yayasan Peduli Pendidikan Bangsa, yang membidani STIKIP Nuu War, Fakfak.

Kepada 2 saksi pihak termohon, yakni RL, dan JK, kuasa hukum pemohon, Achmad Junaedy, SH. MH. menanyakan, apakah saksi tahu proses penahanan Frederik Iba. ? Tanya kuasa hukum, keduanya RL dan JK memberikan keterangan bahwa mereka tidak mengetahui tentang proses penahanan.

“Saya tahu penahanan tersebut dari kejaksaan, sebab saya juga meliput berita itu,” ujar RL, yang merupakan wartawan senior sebuah koran harian di Sorong di fakfak.

Mendapat jawaban tersebut, Junaedy menegaskan bahwa saksi tidak melihat langsung proses penahanan Frederik Iba, sehingga tak seharusnya dihadirkan dalam persidangan. “Keterangan saksi tidak relevan dengan sidang permohonan praperadilan yang kami ajukan. Keterangan saksi hanya sesuai jika diberikan pada saat pemeriksaan pokok masalah di pengadilan nanti,” tepis Junaedi.

Mendapati keterangan saksinya dimentahkan, termohon mengajukan keberatan kepada hakim tunggal, Irvino, SH.  Ruang sidang sempat sedikit gaduh, karena masing-masing pihak tetap pada sikapnya. Sehingga hakim mendamaikan dan memberikan solusi, keberatan dari kuasa hukum, sebaiknya disampaikan pada kesimpulan nanti.

Giliran Ketua STIKIP Nuu War, YH diajukan sebagai saksi termohon, hakim sempat menanyakan keterangan apa yang akan disampaikan saksi. Dan, Bagir,SH (Kasi Pidsus-red) menyampaikan bahwa saksi YH akan menyampaikan hal yang hampir sama dengan keterangan saksi RL dan JK

Mendapati jawaban termohon seperti itu, saat hakim memberikan kesempatan kepada kuasa hukum FI, Achmad Junaedy, SH. MH. memilih tidak bertanya, sebab jawabannya dianggap tidak relevan dengan sidang tersebut, “Kesaksikan ini tidak relevan dengan proses persidangan saat ini”, Tutur Juanedy

Rencananya, sidang yang didaftarkan pada 24 April ini, akan dilanjutkan kembali Rabu (09/5) besok.(ret)

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close