Headline

Menteri Perhubungan Resmi Menerbitkan Surat Keputusan Penetapan Lokasi Bandara Siboru

Bupati Fakfak
Drs Mohamad Uswanas, M.Si

FAKFAK – Pemerintah kabupaten fakfak setelah melakukan berbagai upayah dan terobosoan dalam rangka percepatan pembangunan bandara Yakob Patipi di Kampung Siboru, Distrik Wertutin, berhasil mendapatkan izin penetapan lokasi pembangunanya, walaupun terombang-ambing beberapa waktu,

Saat ini Menteri Perhubungan Republik Indonesia menyetujui relokasi bandara torea fakfak ke Bandara Yakob patipi di kampung Siboru, hal ini disebutkan dalam Keputusan Menteri Perhubungan Republik Indonesia nomor 762 tahun 2018, tentang penetapan Bandara Siboru sebagai lokasi bandara baru pengganti Bandara Torea. Tutur Bupati Fakfak, Senin (15/5)

“Saya sampaikan sebagai maklumat bagi kita semua, Kabupaten Fakfak dalam perencanaan relokasi Bandara Torea ke Kampung Siboru, Distrik Wartutin, sudah disetujui oleh Menteri Perhubungan Republik Indonesia,” jelas Bupati.

Izin penetapan lokasi pembangunan bandara Yakob Patipi yang berlokasi di kampung siboru, lebih lanjut Bupati menjelaskan, “Jadi tanggal 3 Mei lalu, sudah ada Keputusan Menteri Perhubungan nomor 762 tentang penetapan lokasi Bandara Siboru sebagai lokasi bandara baru pindahan Bandara Torea. Untuk itu mari kita dukung bersama, semoga cepat terlaksana,”

Kendati demikian, proses bandara ini mengalami kelambatan. Namun hal itu lebih diakibatkan karena masalah prosedur dan pembiayaan. “Prosedurnya harus kita lalui. Begitu pula soal pembiayaan yang tidak sedikit, sehingga harus kita hitung dengan baik,” ucapnya.

Dalam kesempatan ini, Bupati atas nama masyarakat Fakfak, mengucapkan terima kasih kepada Menteri Perhubungdan dan Gubernur Papua Barat, atas semua dukungannya selama ini.

“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Fakfak, Samaun Dahlan, serta Kepala Dinas Perhubungan,” ujar Bupati.

Bupati berharap, angin segar ini mendapat dukungan masyarakat Fakfak, agar dimasa mendatang, Fakfak sudah tidak mengalami masalah dalam transportasi udara. (ret)

 

 

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close