Sosial Budaya

Ketum PB HMI : Kader HMI Meninggal Karena Sakit, Bukan Dipukuli Polisi

HMI Cabang Fakfak Diminta Tidak Ikut-Ikutan Sebarkan berita Hoax

FAKFAK – Viral foto kader HMI disebut meninggal dunia diberbagai media sosial karena dipukuli polisi, mahasiswa kader HMI meninggal itu karena sakit, bukan dipukuli polisi saat unjuk rasa didepan istana memperingati 20 tahun reformasi beberapa waktu lalu,

Menurut Jihad, informasi ini makin panas setelah beredar foto dan kabar jika mahasiswa yang dipukuli meninggal disebabkan karean babak belur polisi, “Adalah tidak benar, adinda itu meninggal karean sakit, bukan dipukuli polisi”, tegas Jihad ketika dikonfirmasi kabarfakfak.com ba’da shubuh (26/5),

Dimengatakan Jefri meninggal dunia krena sakit, bukan karena ikut aksi apalagi dipukuli polisi, “Mohon agar kader HMI tidak ikut-ikutan menyebarkan informasi yang tidak benar tersebut”, terang Al Jihad

Respiratori juga marah besar atas penyebaran information dan foto yang menjadi viral di media sosial, dimenanyakan kepada public, entah kenapa dan tujuan apa ada upayah membenturkan HMI dengan pihak Kepolisian, hal ini dia minta tidak terjadi karean kondisi bangsa ini sedang dijaga dan dirawat bersama oleh kita semua, terlebih kader-kader HMI selalu sinergitas dengan pihak kepolisian,

“Entah apa motif si penyebar info tersebut, ya pasti punya tujuan yang tidak baik dengan memelintir info dan berita hoax tersebut”, Kecam Respiratori Saddam Al Jihad kepada media ini,

Dia meminta kepada seluruh kader HMI cabang fakfak untuk tidak ikutan-ikutan menciutkan berita hoax yang sengaja membenturkan kondisi HMI dengan kelompok lain, termasuk dengan aparat kepolisian, “Jangan terprovokasi dan jangan share berita tersebut”, Minta RRespiratori kepada media ini, (ret)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close