Kabar Utama

Bupati : Di Fakfak Satpol PP Tumpul, Hampir Tidak Punya Keberanian

Jangan biarkan aset pemda seperti tanah dan bangunan untuk digunakan warga tanpa izin resmi pemerintah

Kepala-Satpol-PP-Arif-H-Ruamgesan-S.Sos diminta tegas, membantu pemerintah menyelamatkan aset daerah, ft rustam

FAKFAK – Bupati Fakfak Drs Mohamad Uswanas, M.Si saat memimpin apel bersama Satuan Polisi Pamong Praja rabu (6/6) dilapangan Koni puncak dalam rangka kesiapan hari raya idul fitri mengamati kinerja satuan polisi pamong praja (Satpol PP) hampir dipastikan tumpul dan tidak punya keberanian,

“Di Fakfak ini satpol tumpul e, hampir tidak punya nyali, satpol itu harus berani, didaerah lain satpol jalan itu nelayan lari (Yang jualan dijalan tidak sesuai prosedur-red)”, Tantang Bupati Fakfak

Bupati kesal di fakfak anggota Satpol PP banyak namun tidak berfungsi hampir rata-rata tidak punya nyali “Keberanian”, dia mengatakan Satpol itu penting karena menegakkan hukum dan regulasi produk daerah, termasuk regulasi produk Mendagri, Ungkap Bupati

Sejumlah kelemahan yang selama ini menurut bupati tidak punya nyali, banyak aset pemerintah seperti tanah dan gedung bangunan dikuasai oleh masyarakat namun Satpol PP tidak bertindak secara maksimal dalam rangka membantu pemerintah (Bupati-red) untuk dapat menyelesaikanya, “Banyak gedung dipalang berbulan-bulan, banyak bangunan diatas tanah pemerintah, ini butuh peran dan nyali Satpol PP”, Minta Bupati

Kesempatan itu bupati mengemukakan sejumlah gedung dan tanah milik pemerintah daerah yang kini dikuasai oleh warga, “Ada pembangunan rumah warga diatas tanah milik pemerintah yang tidak dilaporkan, seperti di daerah rumah sakit umum daerah fakfak, kemudian Gedung Gor juga menjadi masalah”, Tukas Bupati, sembari menegaskan bentuk pelanggaran yang harus menjadi tanggung jawab satpol PP untuk bertindak sambil berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait,

Diakhir sambutan, Bupati minta kepala SKPD terakit untuk menginventarisir aset tanah dan bangunan milik pemerintah daerah kabupaten fakfak, “Siapa mau klaim silahkan, tapi pemerintah tidak menyeroboti tanah rakyat, tapi rakyat suka seroboti tanah pemerintah, pemerintah memberikan proteksi dan melindungi hak-hak rakyat”, Pinta Uswanas,

Tidak hanya itu, bupati minta Satpol PP tertibkan penjual ikan ditikungan lampu merah thumburuni, “Tidak boleh jual ikan ditikungan situ, mau rakyat mau siapa saja, tidak boleh”

Ditegaskan, pemerintah sudah membangun pasar ditanjung wagom, jangan lagi menjual diemperan jalan yang mengakibatkan kemacetan lalu lintas, dipasar juga harus ditertibkan, jangan ada counter handphone, jualan sembako yang memonopoli tempat penjualan ikan,

Bupati minta Kepala Satpol PP dan Anggotanya untuk tegas menertibkan segala kesemrautan daerah berlandaskan aturan daerah maupun pusat, “Jangan biarkan, sekolah dipalang, kantor dipalang, distrik dipalang, t`rus orang mau urusan dimana”, Tanya Bupati, (ret)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close