Ekonomi

Instruksi Bupati Kandas Di Meja Kepala OPD, Terkesan Membangkang Perintah

Bupati minta pasir yang tertimbun di darat agar segera dikembalikan ke laut,

FAKFAK – Bupati Fakfak Drs Mohamad Uswanas, rabu (6/6) di lapangan KONI Kabupaten fakfak sempat menodong dua kepala OPD terkait beberapa instruksinya yang tidak dijalankan, hingga saat ini instruksi yang lamanya 2 bulan itu terkesan menurut kandas dimeja Kepala OPD atau suka membangkang (Tidak mau menurut perintah).

Sentilan halus namun penuh kesal Kaka Mocha (Sapaan akrab Bupati Fakfak-red) ini kepada 2 kepala OPD, imbas juga sejumlah kepala OPD dan yang ikut apel bersama dalam rangka pengamanan Idul Fitri tahun 2018 kemarin dilapangan KONI puncak fakfak, karena 2 bulan sebelumnya telah memerintahkan (menginstruksikan) untuk mengembalikan pasir yang sudah dimuat warga ke laut,

Terlihat, instruksi yang ditujukan kepada Plt. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan serta Kepala Dinas Pertambangan ini tidak membuahkan hasil, “Masalah-masalah pasir itu segera diselesaikan ya, segera di kembalikan ke laut”, Minta bupati, konon, instruksi tersebut sudah berjalan 2 bulan tanpa ada hasil

Dua Kepala OPD tidak luput dari ceramah Uswanas, Untung Tamsil, (Plt. Dinas Kelautan dan Perikanan Fakfak), dan Arobi Hindom (Kepala Dinas Pertambangan Kabupaten Fakfak) , keduanya menurut bupati sangat lamban dalam menjalankan perintah yang diutarakan oleh bupati beberapa waktu lalu, “Pasir yang diangkut warga untuk dikembalikan ke laut, cepat dilaksanakan”, Tegas

“Pak Robi, sudah selesai, Sekda ya, kembalikan ke laut, sudah ka belum Untung”, Jawaban kedua kepala OPD ini pun ikut tergesa-gesa lantaran bupati menegur mereka saat apel bersama,

Bupati marah karena perintah/disposisi kembalikan pasir warga ke laut sudah mencapai 2 bulan, namun tidak ditindak lanjuti anak buahnya, menurut bupati membangkang perintah sama saja merusakkan nama baik pemerintah, sehingga dia menilai jika kepala OPD yang tidak mampu bekerja akan segera diganti

“Tidak boleh bupati perintah sampai 2 bulan, itu kamong bikin rusak pemerintah namanya itu, kepala dinas kalau tidak mampu saya ganti”, Ujar Mocha

Dia meminta kepada Sekda untuk selalu memperhatikan perintah bupati, “Pak Sekda, saya harap agar perintah-perintah bupati itu harus diperhatikan, kalau tidak, pemerintah dianggap lemah, lengah, takut, tidak boleh, ini pemerintah”, Bupati mengakui banyak kejanggalan terdapat di fakfak, kesanya ada beberapa pemerintah dalam pemerintah “Kesanya seperti ada pemerintahan disini (Fakfak-red)”,  (ret)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close