HeadlinePolitik

Ketua Bawaslu Irirwanas : Kemungkinan Ada Potensi Pelanggaran

Komisioner Bawaslu Kabupaten Fakfak.

FAKFAK, kabarfakfak.com – Ketua Bawaslu Kabupaten Fakfak, Abdul Tanggi Irirwanas, S.Si menilai kemungkinan terjadi potensi pelanggaran pada penetapan Daftar Calon Sementara (DCS) bakal calon legislatif Partai Politik (Parpol) Peserta Pemilu.

“Kemungkinan potensi pelanggaran pada saat nantinya penetapan DCS oleh Komisi Pemilihan Umum sesuai tahapan dan jadwal,”ujar Irirwanas ditemui media ini di Kantor KPU Kabupaten Fakfak, Selasa (17/7/2018).

Menurut dia, potensi pelanggaran itu diantaranya ada pada surat pengunduran diri dari Aparatur Sipil Negara (ASN) apabila mencalonkan diri sebagai bacaleg, dan juga kebsaan atau legalitas dari Ijaza bacaleg.

“Ini substansinya ada disitu, jadi mencalonkan diri sudah tentu ada surat pengajuan pengunduran diri dari jabatan tertentu termasuk ASN,”kata Irirwanas.

Untuk itu, kata dia, sebelum penetapan DCS, pihak tim verifikas dan LO dari Parpol sama-sama melakukan verifikasi berkas daftar dan syarat bacaleg dan mendapat pengawasan melekat dari Bawaslu.

“Kami Bawaslu sudah sarankan kepada KPU suapaya terkait dengan ijaza dan yang mengundurkan diri dari ASN, pihak tim verifikasi dan LO Parpol duduk sama-sama untuk menverfikasi berkas dan syarat bakal calon, dan mendapat pengawasan melekat dari kami Bawaslu,”kata Irirwanas.

Dijelaskannya, pihak KPU wajib datangi instansi masing-masing untuk melakukan verifikasi faktual guna mensingkronisasi data yang ada di KPU dengan instani yang mengeluarkan surat keterangan tersebut.

“Apabila ditemukan pelanggaran dan tidak melakukan perbaikan berkas tersebut, misalnya untuk ASN dan legalitas ijaza, maka dinyatakan TMS (Tidak Memenuhi Syarat),”jelasnya. [monces]

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close