HeadlineMetro Fakfak

Ketua Mbaham Matta Mengklaim Belum Terima Undangan Pertemuan Soal Tapal Batas

Ketua Dewan Adat Mbaham Matta Kabupaten Fakfak, Sirzet Gwasgwas.

FAKFAK, kabarfakfak.com – Ketua Dewan Adat Mbaham Matta Kabupaten Fakfak, Sirzet Gwasgwas mengklaim belum menerima pemberitahuan secara lisan maupun tulisan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Fakfak maupun Kabupaten Teluk Bintuni Provinsi Papua Barat.

Sirzet mengklaim belum menerima pemberitahuan itu, setelah Bupati Kabupaten Teluk Bintuni, Petrus Kasihiw menyampaikan di media beberapa waktu lalu mengundang Pemerintah Kabupaten Fakfak dan Dewan Adat Mbaham Matta untuk dialog dan musyawarah bersama Pemerintah Kabupaten Teluk Binutuni dan LMA Bintuni 10 Agustus 2018 mendatang.

Namum, Kedua Pemerintah ini (Fakfak dan Bintuni,red) saling menyurati sehingga rencana pertemuan dilaksanakan 20 Agustus 2018 mendatang di Distrik Bomberay Kabupaten Fakfak, Provinsi Papua Barat.

“Saya tidak tau, saya belum pernah dengar surat apa-apa, saya tidak tau,”kata Sirzet Gwasgwas di depan gedung sidang DPRD Kabupaten Fakfak, Senin (6/8/2018) siang kemarin.

Menurut Sirzet, sesunggungnya tapal batas Fakfak-Bintuni telah melahirkan beberapa keputusan, yakni dua kali keputusan adat, dan satu kali keputusan pemerintah dengan tegas mengatakan bahwa, tapal batas yang dipersoalkan adalah wilayah Fakfak (wilayah Mbaham Matta,red).

“Sudah ada tiga keputusan yaitu, dua keputusan adat dan satu keputusan pemerintah. Jadi yang hari ini mereka masuk ke wilayah Fakfak, mereka cari masalah, karena masuk tanpa pamit, maka kami juga balas dengan hal yang sama, dan jangan cari masalah,”tegas Sirzet. [monces]

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close