HeadlineMetro Fakfak

TMMD di Kampung Bisa Ditutup, Hasilkan Rumah Singgah, Lapangan Bola dan Tambatan Perahu

Salah satu pembangunan fisik yang dikunjungi Wakil Bupati, Mabesad, Kasrem 171PVT serta undangan yang hadir.

FAKFAK, kabarfakfak.com – TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-102 Tahun 2018 di
Kampung Bisa, Distrik Teluk Patipi Kabupaten Fakfak, Provinsi Papua Barat resmi ditutup oleh Wakil Bupati Fakfak, Ir. Abaraham Sopaheluwakan, M.Si di Kampung Bisa, Rabu (8/8/2018) pagi.

TMMD tahun ini menghasilkan 3 sasaran kegiatan fisik yakni, membangun 1 unit Rumah Singgah, Lapangan Bola dan Tambatan Perahu.

Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Mulyono dalam amanatnya dibacakan Wakil Bupati menyampaikan terima kasih kepada prajurit, Pemerintah Daerah dan segenap komponen masyarakat yang telah bahu membahu menyelesaikan program TMMD ini dengan baik dan sukses.

“TMMD ke-102 Tahun Anggaran 2018 yang diselenggarakan selama 30 hari mulai tanggal
10 Juli sampai dengan 8 Agustus 2018 mewujudkan kemanunggalan TNI dan Rakyat,”ujarnya.

Dikakatannya,TMMD yang dilaksanakan 3 kali dalam setahun merupakan wahana menggelorakan kembali semangat gotong royong, rasa cinta tanah air, wawasan kebangsaan, ketahanan nasional guna menjaga keutuhan NKRI khsusunya generasi milenial.

“Tema yang diangkat dalam TMMD ke-102 tahun ini yaitu, ‘Manunggal Membangun Karakter Generasi Milenial’ Tema ini sangatlah tepat apabila dihadapkan dengan kondisi generasi muda saat ini yang semakin modern,”jelasnya.

Pada kesempatan itu, Wakil Bupati dan Kasrem 171/PVT, Kolonel Inf Dian Sundiana, SE. MM menyerahkan piagam penghargaan dan hadiah kepada seluruh ketua kelompok lomba tari dan lomba masakan tradisional, ditandai dengan penampilan tarian terbaik hasil lomba tarian daerah Papua.

Selain itu, Mabesad Brigjen TNI Pasenga Tallila menyerahkan Alkom/Warles dan Ketua DPRD Kabupaten Fakfak, Siti Rahma Hegemur, ST nenyerahkan alat olahraga, serta Dandim 1706/Fakfak, Letkol Inf. Yatiman, A.Md menyerahkan sembako, dan kegiatan lainnya berupa pengobatan massal sebanyak 600 orang. [monces]

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close