HeadlineMetro Fakfak

Di Distrik Fakfak Barat, Marga Hindom dan Kabes Gelar Pertemuan Bahas Sasi Adat

Suasana pertemuan Marga Hindom dan Kabes Bahas Sasi Adat.

WERBA, kabarfakfak.com – Keluarga besar marga Hindom dan Marga Kabes menggelar pertemuan di kediaman Edison Kabes, di Distrik Fakfak Barat, Kabupaten Fakfak, Kamis (30/8/2018) lalu.

Pertemuan kedua marga besar itu membahas Sasi Adat yang dilakukan oleh salah satu Marga Hindom yaitu, Topinus Hindom pada lokasi pembangunan Sekolah Dasar (SD) Werba Kampung Kuwuhkendik.

Pertemuan tersebut dipimpin Mayor, Anis Made, dan Wakil Kepala Desa Robert Kabes, dihadiri Kapolres Fakfak AKBP Deddy Foury Milleuwa, SH, SIK, M.IK, Wakapolres Kompol Ilhamsyah, Kabag OPS Kompol J. Banjarnahor, Kompol Tanasale, Kapolsek Werba Ipda Darmaji, keluarga besar Marga Hindom dan Marga Kabes.

Selama pertemuan berlangsung  Mayor, Yakobus Kabes menggunakan bahasa Fakfak yang menjelaskan kepada Topinus Hindom terkait asal usul atau sejarah Pala, Dusun, tanah dan hak-hak Adat agar jelas dan tidak terdapat kesalahpahaman.

“Kegiatan palang dan sasi-sasi adat ini banyak membuat generasi kita tidak maju dan terbelakang, karena layanan pendidikan, pemerintahan, kesehatan sering terganggu akibat ulah satu orang yang berdampak besar kapada masyarakat kampung,”ujar Mayor, Yakobus Kabes.

Mayor, Yakobus Kabes, meminta kedua marga besar untuk menunjukan sertifikat lokasi tanah agar bisa menjadi barang bukti pemilik asli, namun Marga Hindom dan Kabes tidak dapat menunjukan bukti tersebut.

Dalam pertmuan itu perdebatan terjadi, sehingga tidak memberikan ruang kepada yang lain berbicara, maka Wakapolres Fakfak mengajak kedua marga agar tenang berbicara, dan berikan kesempatan kepada yang lain untuk menyampaikan pendapat atau saran.

“Mari kita bicara dagan tenang, jagan pakai emosi karena semua adalah saudara atau keluarga, beri kesempatan kepada yang sedang berbicara jangan semua berbicara nanti masalahnya tidak akan selesai,”pinta Wakapolres.

“Kami Kepolisian siap membantu menjaga kedua keluarga besar agar dalam pertemuan ini tetapi aman,”ujar Wakapolres sembari persilahkan pertemuan dilanjutkan, namun Wakapolres kembali meminta agar berbiacara yang sopan.

Pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan bahwa, dusun yang masuk dalam lokasi pembangunan sekolah tersebut diberikan hak penuh kepada keluarga besar marga Kebes khususnya Yakobus Kabes, yang diserahkan
oleh Tapanus Hindom mewakili keluarga besar Marga Hindom. [monces]

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close