HeadlineMetro Fakfak

Pagi Tadi, Pastor Jhon Talla Resmi Membuka Musyawarah Umat Se-TPW Fakfak

Suasana Musyawarah Umat di Aula Benidiktus St Paulus Fakfak.

FAKFAK, kabarfakfak.com – Ketua Tim Pastoral Wilayah (TPW) Kabupaten Fakfak, Pastor Jhon Talla, Pr resmi membuka Musyawarah Umat se-TPW Kabupaten Fakfak sehari di Aula Benidiktus Santo (St) Paulus Fakfak, Rabu (5/9/2018) pagi.

Musyawarah umat yang bertemakan, “Pastoral Keluarga Dalam Semangat Amoris Laetitia”, dihadiri oleh 200 orang yang berasal dari 4 Paroki yakni, Paroki Santo Yosep, Santo Paulus, Santa Maria Merapi dan Santa Bernadet Mamur.

Dalam sambutannya, Ketua TPW mengatakan bahwa, dalam musyawarah ini lebih membahas kehidupan keluarga, yang diharapkan ada sukacita kasih dalam setiap keluarga sebagaimana “Amoris Laetetia” yang artinya Sukacita kasih dalam kehidupan keluarga.

Pastor Paroki Santo Yosep ini berharap peserta dapat mengikuti musyawarah ini dengan baik, yang akan menghasilkan rekomendasi demi kepentingan Paroki dan juga umat.

Sementara, Penanggungjawab Musyawarah Umat se-TPW Fakfak Drs Freddy Thie menyebutkan bahwa, musyawarah ini menghadirkan pembicara atau narasumber yakni, Romo Sukmowanto, Pr tentang Amoris Laetetia.

Suster Vitalin CB tentang Kesehatan, Ketua TPW tentang Rekomendasi Musywarah Umat, yang dilanjutkan shering Pasangan Suami Istri (Pasturi) oleh Didimus Temongmere dan diakhiri dengan Misa Musyawarah Umat.

Sekretaris Musyawarah Umat, Michael Kia Beda menambahhkan bahwa, berbicara konteks Amoris Laetetia, maka berbicara konteks sukacita kasih dalam keluarga.

“Diantaranya, identifikasi persoalan dalam keluarga, pendampingan persiapan perkawinan, bina lanjut perkawinan, dan pendampingan khusus keluarga yang mengalami krisis dalam kehidupan perkawinan, sosialisasi anulasi atau masalah perkawinan,”ujar Michael.

Selain itu, lanjut Michael, perlu ada kebijakan istimewa bagi keluarga yang berpisa, cerai dan ditinggalkan, sedangkan konteks generasi muda diantaranya pembinaan generasi muda, pendekatan atau pendampingan bagi generasi muda yang mengalami sosial.

“Contohnya pelayanan doa kategorial kaum bapa, OMK dan Ibu-Ibu Paroki dan ret-ret dan rekolesi, yang menurut saya ini sangat penting,”jelasnya. [monces]

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close