HeadlineMetro Fakfak

Umat Katolik Se-TPW Fakfak Akan Gelar Napak Tilas 124 Tahun Masuknya Agama Katolik

Napak Tilas masuknya Agama Katolik 2010/dok.

FAKFAK, kabarfakfak.com – Umat Katolik Se-Tim Pastoral Wilayah (TPW) Kabupaten Fakfak 9 September 2018 mendatang akan menyelenggarakan Napak Tilas 124 Tahun masuknya Agama Katolik di Kabupaten Fakfak.

Ketua Panitai Napak Tilas, Edowardus Tangghama menjelaskan bahwa, Napak Tilas akan awali Kampung Sekroe, Distrik Pariwari Kabupaten Fakfak Provinsi Papua Barat pantai turun-turun Pasantren.

Dipantai itu penjemputan Pastor C. Le Cocq Ardmanfile membawa salib dan benda-benda kudus lainnya dan melakukan koordinasi dengan umat islam yang ada di Sekroe, yakni Marga Serkansa dan Marga Samai.

Selanjutnya menyerahkan kepada marga-marga didaerah yang belum memeluk agama yang saat ini telah ada gereja Stasi Santo Petrus Torea Paroki Santo Paulus Wagom Fakfak dan disitu dilakukan pembaptisan 73 orang anak, setelah itu diarahkan ke pulau Bone.

Di pulau itu akan dilakukan prosesi adat dan doa di lokasi sumur tua dan lokasi rencana pembangunan Patung Kristus Raja di pulau Bone.

Dari pulau Bone, umat akan kembali ke kampung Gewerpe yang dilanjutkan perayaan misa syukur 40 tahun Thabisan Imamat Pastor Januaris Warpopor, Pr, dan 15 tahun Thabisan Uskup Manokwari – Sorong Mgr. Hilarioan Datus Lega, Pr.

Kegiatan Napak Tilas akan dilaksanakan pukuk 6.00 WIT rencananya tiba di kampug Gewerpe pukul 09.00 WIT dan jam 10.00 WIT diaksanakan misa tersebut yang akan dipimpin Uskup Manokwari – Sorong.

Ketua Panitai Napak Tilas, Edowardus Tangghama dan Diagon Didimus Temongmere.

Sejarah masuknya agama katolik di kabupaten Fakfak sangat berkaitan erat dengan toleransi umat beragama yang ada di Kabupaten Fakfak, khususnya dengan agama Islam yang sudah masuk lebih dulu di daerah kabupen Fakfak.

Agama Katolik di kabupaten Fakfak diperkenalkan oleh Pastor C. Le Cocq Ardmanfile, SJ (hidup tahun 1846-1896), Pastor Le Cocq tiba di Fakfak pada tanggal 22 Mei 1894, beliau mendarat di daerah Kampung Sekroe yang mana masyarakat di kampung itu sudah memeluk agama Islam, dan oleh masyarakat di kampung Sekroe ini Pastor Le Cocq diminta untuk memperkenalkan agama Katolik buat saudara-saudara mereka yang tinggal di gunung, pastor Le Cock kemudian membaptis 73 anak, di antaranya Markus Homba-homba, dan keturunan dari mereka inilah yang menetap di Stasi Santo Petrus Torea Paroki St Paulus Wagom.

Begitulah sejarah singkat masuknya agama katolik di Fakfak. Sehingga pada waktu perayaan Napak Tilas masuknya agama katolik di Fakfak, umat islam di kampung Sekroe juga turut merayakannya. [monces]

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close