HeadlineMetro Fakfak

Gubernur Dominggus Mandacan Buka Pendoa Syafaat Se-Tanah Papua

Gubernur Provinsi Papua Barat Drs. Dominggus Mandacan resmi membuka Pendoa Syafaat se Tanah Papua ditandai pemukulan tifa.

FAKFAK, kabarfakfak.com – Gubernur Provinsi Papua Barat Drs. Dominggus Mandacan resmi membuka acara Pendoa Syafaat Se-Tanah Papua di Gereja Pekabaran Injil (GPI) Jalan Suci Kabupaten Fakfak, Kamis (13/9=2018) pagi kemarin.

“Dengan mengucap syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, acara Pendoa Syafaat se-Tanah Papua tahun 2018, secara resmi dibuka,”ucap Gubernur Dominggus Mandacan sembari memukul tifa.

Mandacan berharap, kegiatan ini memiliki nafas dan spirit pembangunan tubuh kristus di tanah Papua kedepan untuk itu peran gereja sebagai mitra pemerintah diharapkan dapat lebih memancarkan pembinaan pelayanan terhadap kegiatan pendoa syafaat di tanah Papua.

“Saya berharap agar acara pendoa Syafaat yang dilaksanakan hari ini dapat mencapai tujuan dan sasaraannya, sehingga tetap mendapatkan
pokok-pokok doa yang rumuskan sebagai petunjuk arah dalam membangun pekerjaan Tuhan yang lebih baik, hari ini dan seterusnya,”pinta Gubernur Mandacan.

Pada kesempatan itu, Gubernur meminta mendoakan tahapan pemilu Presiden dan Wakil Presiden dan Legislatif tahun 2019, agar Tuhan berkati Indonesia, sehingga melewati proses demokrasi dengan aman dan sukses.

Sementara Wakil Bupati Fakfak, Ir. Abraham Sopheluwakan, M.Si menyampaikan selamat datang bagi para duta-duta Allah utusan dari 14 Cabang GPI Jalan Suci se- Tanah Papua di Kabupaten Fakfak.

Pada kesempatan itu Wakil Bupati memperkenalkan budaya ‘Satu Tungku Tiga Batu’ yang melambangkan sebagai agama Keluarga, yang sudah merupakan turun temurun sejak leluhur.

“Jadi ada perbedaan pemahaman, ada yang bilang Satu Tungku Tiga Batu itu, Pemerintah, Adat dan Agama, tetapi bagi orang Fakfak bukan itu,”ujarnya.

Menurut dia, Satu Tungku Tiga Batu bagi orang Fakfak adalah, Islam, Protestan dan Katolik, “Makna yang paling sederhana, didalam rumah ada
tiga kamar, satu kamar, agama prostestan, satu kamar agama Katolik dan satu kamar agama Islam,”jelasnya.

Ketua Panitia Drs. Marthen Idie, M.Si dalam laporannya menyatakan, acara pendoa ssyafaat bertujuan menyatukan kekuatan pendoa syafaat dalam satu wadah untuk duduk bersama berdoa bagi kedamaian, kesejahteraan umat, terlebih pertumbuhan gereja.

“Sedangkan manfaat yang diharapkan tidak lain adalah terwujudnya pemulihan dan pertumbuhan gereja yang suka berdoa di rumah doa untuk senantiasa menghadirkan kesukaan dan kedamaikan bagi sesama umat maupun antar umat beragama lainnya,”jelasnya.

Sebanyak 14 Cabang GPI Jalan Suci se Tanah Papua mengikuti Acara Pendoa Syafaat Se-Duni tahun 2018 yang dipusatkan di Kabupaten Fakfak selama 3 hari dari 13-15 September 2018

“Cabang Kabupaten Maybrat 106 orang, Sorong Selatan 21 orang, Raja Ampat 34 orang, Manokwari 7 orang, Kaimana 15 orang, Bintuni 5 orang,¡Jayapura 13 orang, Biak Numfor 5 orang, Serui 11 orang, Nabire 5 orang, Wamena 8 orang, Merauke 9 orang dan Mapi 1 orang,”ujarnya.

Pendoa Syafaat se-Tanah Papua tahun 2018 mengusung tema “Kekuatan pendoa syafaat memancarkan api kemuliaan bagi kemuliaan gereja Tuhan Tubu Kristen” Sub tema “Melalui kegiatan pendoa syafaat, kita tumbuhkan kesukaan berdoadalam mewujudkan tanah Papua sona damai, tanah yang damai”

Turut memberikan sambutan, Ketua Pengurus Daerah GPI Jalan Suci se Tanah Papua. Hadir pada acara tersebut, rombongan Gubernur diantaranya, Kepala BPPKAD, BP4D, Ka Biro Humas, Asisten Bidang Pemerintahan Setda Provinsi Papua Barat.

Hadir juga selain Wakil Bupati Fakfak, Sekda, Kepala BPPKAD, Asisten Bidang Pemerintahan Setda Kabupaten Fakfak, Kapolres Fakfak, Dandim 1706/Fakfak, Ketua PHBK, Ketua PCNU, Kepala Bappeda dan Litbang, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Fakfak, serta undangan lainnya.

Setelah pembukaan acara tersebut, Gubernur Papua Barat bersama rombongan kembali ke Manokwari, Ibukota Provinsi Papua Barat menggunakan pesawat Susi Air. [monces]

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close