HeadlinePolitik

Di Fakfak, 16 Parppol Sepakat Ciptakan Pemilu Damai

Usai delrasasi kampanye damai, Ketua KPU dan Bawaslu serta Forkominda berpose bersama pimpinan Parpol.

FAKFAK, kabarfakfak.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Fakfak menyelenggarakan Deklarasi Kampanye Damai di halaman Kantor KPU Kabupaten Fakfak, Minggu (23/9/2018) kemarin sore pukul 15.30 WIT.

Deklarasi kampanye damai ini ditandai penandatangan pernyataan deklarasi oleh 16 pimpinan Partai Politik (Parpol) peserta Pemilu disaksikan Asisten Bidang Pemerintahan Seta Kabupaten Fakfak, Ketua KPU Kabupaten Fakfak, Ketua Bawaslu Kabupaten Fakfak, Dandim 1706/Fakfak dan Kapolres Fakfak yang diwakili Kabag OPS.

Penandatangan diawali dengan pembacaan deklarasi kampanye damai oleh Komisioner KPU Kabupaten Fakfak, Hasanudin Rettob diikuti Pimpinan serta pengurus 16 Partai Politik.

Berikut deklarasi kampanye damai, “Kami peserta Pemilu tahun 2019 dengan semangat persatuan dan persaudaraan, menyatakan siap menciptakan pemilu yang aman tertib, damai, berkualitas demi terwujudnya kemajuan dan kesejahteaan bangsa serta terpeliharanya keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)”

“Kami Partai Politik peserta pemilu tahun 2019, menyatakan siap untuk mewujudkan pemilu yang jujur dan adil demi menjunjung nilai-nilai demokrasi Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945”


Setelah penandatangan deklarasi kampanye damai, dilanjutkan dengan foto bersama Pimpinan Partai Politik dan Asisten Bidang Pemerintahan Setda Kabupaten Fakfak, Ketua KPU, Ketua Bawaslu, Dandim, Kabag OPS Polres Fakfak dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Fakfak.

Ketua KPU Kabupaten Fakfak Dihuru Dekry Radjaloa, SP dalam sambutannya mengatakan penyelenggaran kampanye merupakan bagian dari tahapan pemilu, yang diatur dalam PKPU Nomor 28 tahun 2018 perubahan atas PKPU Nomor 23 tahun 2018 tentang kampanye Pemilu.

“Untuk itu, saya harapkan kepada peserta pemilu dan partai politik manfaatkan masa kampanye ini dengan baik untuk mengkomunikasikan program yang menjadi arah pemeintahan kedepan,”pinta Dekry.

Dekry juga meminta agar membangun semangat kedewasaan berpolitik, bermain cantik dan menawan untuk mendapatkan daya tarik pemilih merupakan pilihan strategis memenangkan pemolihan umum.

“Hindari kampanye yang tidak simpatik dan cenderung memunculkan kekerasan sosial, karena hal ini hanya akan menuai sikap antipati dari masyarakat dan tentunya merugikan bagi upaya penggalangan dukungam bagi peserta pemilu,”pintanya lagi.

Sementara Asisten Bidang Pemerintahan Setda Kabupaten Fakfak Joko Purnomo mengajak peserta pemilu agar dalam melaksanakan kampanye tidak saling menghujat.

“Meskipun diluar sana kampanye saling menghujat, namun saya berharap kita di Kabupaten Fakfal tidak seperti itu, karena kita memiliki budaya Satu Tungku Tiga Batu, ini yang perlu kita perhatikan bersama selama melaksanakan kampanye,”pintanya. [monces]

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close