HeadlinePolitik

Bawaslu Fakfak Ingatkan Peserta Pemilu Jangan Kampanye di Rumah Ibadah

Koordinator Devisi Hukum Penindakan dan Pelanggaran Sengketa Bawaslu Kabupaten Fakfak Abdul Tanggi Irirwanas, S.Si.

FAKFAK, kabarfakfak.com – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Fakfak mengingaktan peserta pemilu (caleg,red) agar tidak boleh berkampanye di lingkungan rumah ibadah.

Hal itu ditgaskan Koordinator Devisi Hukum Penindakan dan Pelanggaran Sengketa Bawaslu Kabupaten Fakfak Abdul Tanggi Irirwanas, S.Si kepada media ini, disela-sela pelaksanaan Deklarasi Kampanye Damai di halaman Kantor KPU Kabupaten Fakfak, Minggu (24/9/2018) sore kemarin.

“Kampanye di halaman tempat ibadah, menggunakan fasilitas pemerintah dan pemasangan baliho di tempat sekolah maupun ditempat ibadah sangat bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017 tentang pemilu,”ujarnya.

Selain itu, Irirwanas juga mengingatkan peserta pemilu atau partai politik (Parpol) selama masa kampanye tidak mengikut sertakan kepala kampung, dan Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Juga kepala Bank swasta atau bank pemerintah, yang pada prinsipnya menggunakan anggaran dengara baik itu APBD maupun APBN, dan satu hal lagi jangan saling menjatuhkan satu sama lain,”pintanya.

Sebab menurut Irirwanas, pihaknya telah melakukan superfisi ke setiap Distrik terkait persiapan pengawasan untuk pelaksanakan kampanye, sehingga jika terjadi pelanggaran dalam pemilu langsung ditindaklanjuti. Dia juga meminta semua pihak termasuk masyarakat ikut berperan aktif mengawal pelaksanakan kampanye.

“Jika pelanggaran pemilu itu berdampak pada pidana maka, kita serahkan kepada Kepolisian yang tergabung dalam sentra Gakumdu. Untuk itu, harapan saya kepada peserta pemilu, mentaati rambu-rambu atau aturan yang mengatur tentang kampanye sehingga semua itu dapat berjalan dengan baik dan lancar,”pintanya. [monces]

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close