HeadlinePendidikan

Kitong Bisa Buka English Class di Kampung Adora-Us

Suasana Open Engglish Class di Kampung Adora-Us, Distrik Teluk Patip Kabupaten Fakfak, Provinsi Papua Barat.

FAKFAK,  kabarfakfak.com – Kitong Bisa merupakan sebuah gerakan sosial yang menaruh perhatian dan keprihatinan terhadap masa depan generasi Papua membuka English Class di Kampung Adora-Us, Distrik Teluk Patipi Kabupaten Fakfak setiap hari Minggu mulai pukul 13.00 WIT hingga pukul 15.00 WIT.

Board Of Director Kitong Bisa Learning Center (KBLC), Pendeta J.A. Serhalawan, S.Th.MBA mengatakan, memilih kampung Adora-Us sebagai pusat pelaksanaan program-program KBLC dikarenakan kampung tersebut adalah representasi dari anak-anak asli Papua (indegenous People) yang masih kurang tersentuh dan mendapatkan pendidikan bahasa Inggris yang baik.

“Semenjak dibukannya kelas Perdana KBLC Fakfak hingga saat ini tercatat ada 135 anak yang secara aktif mengikuti kegiatan kelas Bahasa Inggris yang terbagi dalam jenjang Baby Shark Group (PAUD-TK), White House Group (Kelas 1-3 SD), Orchid Group (kelas 4-6), Evangelion Group (kelas 4-6), dan Cenderawasih Group (SMP dan SMA),”ujar pendeta Andre sapaan akrabnya kepada media ini via ponsel, Senin (24/9/2018) pagi tadi.

Menurut Andre, kegiatan tersebut disambut sangat antusias oleh setiap warga masyarakat Teluk Patipi sebagaimana yang disampaikan oleh Kepala Distrik Teluk Patipi.

“Kegiatan ini sangat bagus sekali. kami sangat berharap agar kegiatan ini terus dijalankan untuk waktu yang lama agar supaya anak-anak yang ada di Distrik Teluk Patipi minimal mereka sudah mempunyai kemampuan berbahasa Inggris yang baik.”kata Andre meniru sambutan Kepala Distrik Teluk Patipi.

Kegiatan KBLC Fakfak, kata Andre akan terus berlangsung secara continue sebab, menurut dia, ada bermacam program yang akan terus dijalankan oleh KBLC Fakfak contohnya, Volunteerism (Volunteer and Tourism) dimana Distrik Teluk Patipi yang tetap dipilih sebagai host untuk kegaiatan dimaksud.

“Jadi kegiatan ini semata bertujuan memutuskan mata rantai kemiskinan dan pengangguran, maka kiwirausahaan adalah sebuah jalan yang ditawarkan oleh KBLC dengan memberikan pendidikan entrepreneurship berbasis bahasa inggris secara gratis kepada setiap anak-anak Papua sebagai generasi penerus bangsa,”jelasnya.

Andre menjelaskan bahwa, saat ini Papua tercatat sebagai salah satu Provinsi di Indonesia yang terendah dalam hal The Human Development Index (HDI) atau Indeks Perkembangan Manusia.

“Tahun 2017, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kenaikan IPM 59,09 dari tahun sebelumnya yakni 58,05. Nah, untuk itu kehadiran KBLC sangat tepat mengatasi hal itu,”jelas Andre menambahkan kegiatan tersebut dibuka oleh CEO KBLC Fakfak, Billy Gracia Mambrasar, S.Th. MBA, dihadiri Leader Of KBLC Fakfak Mr. Sakeos Iha, M.Pd, Kepala Distrik Teluk Patipi dan Kepala Kampung Adora-US. [monces]

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close