EkonomiHeadline

Disperindag Fakfak Gelar Pelatihan Kapasitas Pranata Pengukuran Bagi IKM

Wakil Bupati Fakfak didamping Sekda, Kadisperindag berpose bersama peserta pelatihan pengembangan kapasitasi pranata pengukuran, standarisasi, pengujian dan kualitas.

FAKFAK, kabarfakfak.com – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Fakfak, Senin (1/10/2018) pagi kemarin menyelenggarakan pelatihan pengembangan kapasitasi pranata pengukuran, standarisasi, pengujian dan kualitas bagi Industrik Kecil Menengah (IKM) selama dua hari sejak tanggal 1-2 Oktober di Meeting Room Hotel Grand Papua Fakfak.

Wakil Bupati Fakfak Ir. Abraham Sopaheluwakan, M.Si yang membuka kegiatan tersebut berharap kepada peserta pelatihan agar benar-benar memanfaatkan kesempatan pelatiahan ini untuk menggali ilmu pengetahuan praktis, yang berguna mengembangkan usahannya.

“Sebab usaha industri bapak, ibu saat ini telah ikut mendorong tumbuh dan berkembangnya kegiatan perdagangan dan kemandirian usaha dengan menciptakan lapangan kerja bagi diri sendiri, keluarga dan lingkungan,”ujar Bram sapaan akrabnya.

Kepala Dinas Perindag Kabupaten Fakfak Drs. Husein Bay, M.AP dalam sambutannya mengatakan, Kabupaten Fakfak saat ini  memiliki IKM pada tahun 2018 sebanyak 144  IKM yang kini sedang dikembangkan di Kabupaten Fakfak salah satunya bergerak pada olahan buah pala.

“Buah Pala merupakan salah satu produk yang ditetapkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Fakfak sebagai produk OVOP (One Village One Product) yang tersebar di 17 Distrik,”ujarnya.

Dikatakannya, pemilihan produk buah pala sebagai produk unggulan daerah yang akan dikembangkan dengan pendekatan OVOP dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai faktor, antara lain, bahan baku berlimpah, jumlah pelaku usaha yang relatif banyak, memiliki nilai tambah yang cukup signifikan sebagai produk khas daerah dapat diproduksi secara kontinyu.

“Namun dalam perkembangannya, kinerja IKM buah pala di Kabupaten Fakfak masih belum sesuai dengan harapan semua pihak oleh karena terdapat berbagai permasalahan yang dihadapi oleh para pelaku usaha IKM buah pala, baik permasalahan internal maupun eksternal, sehingga hal tersebut berdampak terhadap daya saing yang dimiliki oleh IKM Buah Pala,”ujarnya.

Akibatnya, kata dia, kinerja yang dihasilkan pun masih belum dikatakan cukup baik. Permasalahan tersebut antara lain dari sisi produk, pemanfaatan bahan baku, SDM, pemasaran, modal usaha, pemanfaatan teknologi dan informasi, manajemen usaha, dukungan lembaga, tingkat persaingan, peran pemerintah serta zonasi dan infrastruktur.

“Untuk meminimalisir permasalahan tersebut, pemerintah daerah melalui Dinas Perindag Kabupaten Fakfak telah melakukan berbagai macam upaya, mencoba secara terus menerus meningkatkan daya saing IKM buah pala melalui berbagai bantuan baik bantuan fisik maupun non fisik.

“Namun dampak dari bantuan tersebut masih belum dinikmati sepenuhnya oleh para pelaku usaha IKM buah pala sehingga produk buah pala di Kabupaten Fakfak masih belum mampu meningkatkan kesejahteraan para pelaku usaha buah pala. Dengan demikian, maka diperlukan berbagai strategi untuk mengembangkan IKM Buah Pala,”jelasnya.

Disamping, lanjut dia, buah pala sebagai produk unggulan daerah, terdapat pula berbagai potensi sumber daya alam lainnya yang juga melimpah antara lain Rumput Laut, Ikan Segar dan potensi sumberdaya lainnya.

“Untuk itu, saya berharap melalui pelatihan ini, peserta dapat mengikuti dengan baik, semoga pelatihan ini akan bermanfaat kelak bagi kita sekalian,”pintanya.

Sementara Ketua Panitia, Monika Rombe dalam laporannya mengatakan, kegitan ini bertujuan memberikan pengetahuan kepada IKM dengan cara pengolahan yang baik benar, berstandar kesehatan, yang dipersyaratkan atau produksi layak konsumsi.

“Selain itu, sebagai salah satu syarat untuk mendapatkan sertifikat pangan yaitu penomoran penomoran industri rumah tangga atau disingkat PIRT. Sedangkan metode pelatihan, pemaparan materi yang disampaikan oleh narasumber yang berkopeten dibidangnya dan diskusi tanya jawab. Sementara peserta yang hadir berjumlah 30 orang berasal dari IKM di Kabupaten Fakfak,”ujarnya.

Kegiatan tersebut dihadiri selain Wakil Bupati Fakfak, Sekda Kabupaten Fakfak, para Staf Ahli Bupati dan sejumlah OPD dilingkungan Pemda Kabupaten Fakfak. [monces]

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close