HeadlineKesehatanPendidikan

Sekda Resmi Membuka Assesment Program RPL PJJ Kebidanan dan Keperawatan USBJJ Fakfak

 

Sekda Fakfak didampingi Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Fakfak dan Assesor berpose bersama peserta didik RPL PJJ Kebidanan dan Keperawatan.

FAKFAK, kabarfakfak.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Fakfak Drs. Nasrun P. Elake resmi membuka Assesment Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) jurusan Kebidanan dan Keperawatan Unit Sarana Belajar Jarak Jauh (USBJJ) Kabupaten Fakfak Poltekes Kemenkes Kupang tahun 2018 di ruang rapat RSUD Kabupaten Fakfak,.Selasa (9/10/2018) siang kemarin.

Kegiatan yang akan berlangsung selama 6 hari sejak 8 hingga 13 Oktober.2018 ini diikuti oleh 155 peserta didik terdiri dari Kebidanan 33 orang dan 122 orang Keperawatan.

Pembukaan kegiatan tersebut dihadiri oleh selain Sekda, juga Plt.Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Fakfak, Koordibaror USBJJ dan 14 orang Assesor yakni, 10 orang Assesor dari Poltekes Kemenkes Kupang dan 4 orang Assesorbdari Poltekes Kemenkes Sorong.

Koordinator USBJJ Kabupaten Fakfak, Pierre Stenly Kwando, S.Kep. M.Kes menyampaikan terima kasih kepada Poltekes Kemenkes Kupang karenabmemberikan kemudahan sehingga pendidikan yang ditempuh seharusnya 8 semester bisa berkurang.

“Ini merupakan satu anugerah, berkat dari Tuhan, karena setelah kita berkunjung ke Kupang, kita diberikan angin segar bahwa, teman-teman yang seharusnya 8 semester, 4 tahun, bisa konsekuensi waktunya bisa kurang,”ujarnya.

Ketua Tim Assesment RPL PJJ D3 Kebidanan dan Keperawatan Fakfak Dr. Florentianus Tat, S.Kep. M.Kes menjelaskan bahwa, RPL adalah pengakuan atas capaian pembelajaran seseorang yang diperoleh melalui pendidikan formal atau nonformal, atau infromal, dan atau pengalaman kerja.

“Jadi PJJ tetap ada, tetapi pola pembelajarannya dengan RPL yang artinya pengakuan atas kemampuan bapak, ibu dalam pengalaman kerja selama ini, seluruh orang sudah tahu apalagi di Kabupaten Fakfak ini, bapak, ibu bekerja sudah luar biasa membangun kesehatan di Kabupaten Fakfak ini,”ujarnya.

Meskipun, kata dia, para mahasiswa sudah luar biasa bekerja membangun kesehatan di daerah ini, tetapi untuk membuktikan hal itu, perlu dilakukan Assesment.

“Assesment ini bermanfaat atau berguna untuk memindahkan kemampuan bapak, ibu dalam bentuk nilai, jadi misalnya bapak, ibu sudah pandai melakukan injeksi, sudah pandai melakukan penyuluhan kesehatan, maka ditanya kembali untuk bisa mendapatkan nilainya,”jelasnya berharap peserta didik hadir untuk mengikuti Assesment.

Sekda Kabupaten Fakfak dalam sambutannya mengharapkan peserta didik dapat mengikuti program ini dengan baik guna meningkatkan kompetensi dibidang masing-masing.

“Saya minta kepada assesor agar memberikan kemudahan bagi bapak, ibu peserta didik, jadi bapak, ibu juga kami pemerintah daerah sudah minta tolong, tapi yang ditolong tidak bisa biking apa-apa untuk itu saya berharap bapak, ibu harus bisa,”ujar Sekda. [monces]

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close