HeadlineMetro Fakfak

Di Fakfak, TNI-Polri, Pemda dan Komponen Masyarakat Doa dan Dzikir untuk Gempa Palu dan Donggala

Di Masjid Besar Al-Munawwarah Fakfak, TNI-Polri, Pemda dan Komponen Masyarakat Doa dan Dzikir untuk korban bencana alam di beberapa daerah termasuk Palu dan Donggala.

FAKFAK, kabarfakfak.com – TNI-Polri, Pemerintah Daerah (Pemda) dan Komponen Masyarakat Kabupaten Fakfak, Provinsi Papua Barat menggelar doa dan dzikir bersama untuk korban bencana alam di beberapa daerah di Indonesia salah satunya gempa dan tsunami di Palu dan Donggola Sulawesi Tengah (Sulteng).

Doa dan dzikir yang dipimpin oleh Ustad Afifi Katmas ini dilaksanakan di Masjid Besar Al-Munawwarah Jln Sutoyo Kelurahan Fakfak Utara, Distrik Fakfak Kabupaten Fakfak, Provinsi Papua Barat, Rabu (10/10/2018) pagi tadi.

Hadir dalam kegiatan doa bersama itu Dandim 1706/Fakfak Letkol Inf Yatiman A.Md, Kapolres Fakfak AKBP Deddy Foury Millewa SH S.IK M.IK, Wakil Ketua II MUI Provinsi Papua Barata Drs H Mustaghfirin M.Si, Imam Besar Masjid Al-Munawwarah Ustad Afifi Katmas.

Hadir juga Ketua MUI Kabupaten Fakfak Drs.Muhammadon Daeng Husen, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Fakfak Heru Trisulistiyono, Bc. IP. S.SosDan Satgas TNI AL Mayor Laut Arly Asri, Kepala Bea Cukai Fakfak Ari W Yusuf, Kasdim 1706/Fakfak Mayor Inf Wahlin Rahman S.Pd, Wakalolres Fakfak Kompol Ilhamsyah S.Pd.

Kabag Ren Polres Fakfak Kompol Hasanudin, Dantebek Fakfak Kapten CBA Ghupta Yadi, Dan Sub Den POM Fakfak Kapten CPM Ary S Yotefa, SH, Kasat Bimas Polres Fakfak Iptu La Ruslan, SH, Perwira, Staf Kodim dan Polres Fakfak serta komponen masyarakat.

Dandim dalam sambutannya mengajak seluruh umat di Kabupaten Fakfak untuk mendoakan korban bencana alam di beberapa daerah di Indonesia termasuk gempa dan tsunami di Palu dan Donggala.

“Kita tahu bersama karena begitu dahsatnya gempa dan tsunami yang terjadi di Palu kemarin sehingga menelan banyak korban,”ujar Dandim mengisahkan.

Lanjut Dandim, ada beberapa tempat atau daerah di daerah itu tidak bisa lagi dibangun termasuk sarana prasarana pemerintahan.

“Itu akibat karena sangat rawan terjadinya pergeseran tanah, yang mersusak banyak rumah dan banyak korban jiwa,”kata Dandim.

Oleh karena itulah, kata Dandim, Kasad TNI memerintahkan seluruh jajaran bawah melalui Satuan Komando Kewilayahan untuk berkoordinasi dan bekerjasama dengan instansi terkait segera melaksanakan Doa Bersama.

“Semoga dengan doa dan dzikir yang kita panjatkan pada hari ini dapat meringankan penderitaan saudara- saudara kita yang terkena musibah dan diijabah oleh Allah SWT,”ujar Dandim. [monces]

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close