HeadlineHukum & Kriminal

Kasus Persetubuhan 3 Anak Dibawa Umur di Karas Masuk Tahap Dua

Suasana penyerahan tersangka dan barang bukti oleh Kanit PPA Reskrim Polres Fakfak Bripka Rizal Rusli, SH didampingi anggotanya.

FAKFAK, kabarfakfak.com – Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reskrim Polres Fakfak Polda Papua Barat, Jumat pekan lalu telah menyerahkan hasil penyidikan sudah lengkap (P-21) atau tahap dua tersangka dan barang bukti kasus dugaan persetubuhan sekaligus 3 anak dibawah umur ke Kejaksaan Negeri Fakfak.

Kasat Reskrim Polres Fakfak AKP. Misbachul Munir, S.IK membenarkan adanya penyerahan tersangka dan barang bukti kasus dugaan persetubuhan sekaligus 3 anak dibawa umur ke Kejaksaan Negeri Fakfak.

“Kami sudah serahkan ke pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU), tinggal kita menunggu tahap selanjutnya,”kata Munir kepada Papua barat Pos diruang kerjanya, Senin (12/11/2018) siang.

Kasus persetubuhan itu menurut Kasat Reskrim dilakukan di Antalisa, Distrik Karas, sejak september 2017 hingga Agustus 2018 lalu, yang dilakukan tersangka Edwin Samai (37) terhadap Bunga (9) Mawar (9), Melatih (10) masih menduduki bangku pendidikan Sekolah Dasar.

“Pada intinya tersangka memaksa korban dengan cara mengancam akan dipukul apabila tidak memenuhi keinginan tersangka, akhirnya korban merasa takut dan terpenuhilah keinginan tersangka,”ujarnya.

Tersangka disangkahkan dengan pasal 270 jo pasal 81 (1) dan (5) jo pasal 82 ayat (10 dan (4) Undang-Undang RI Nomor 17 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dan atau pasal 287 ayat (1) KUHP dengan hukuman minimal 20 tahun penjara. [monces]

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close