HeadlineMetro Fakfak

RAPBD 2019 Fakfak Turun Rp 49 Milyar, PAD Naik Rp 66, 3 Milyar

Bupati Fakfak serahkan materi sidang RAPBD TA 2019 kepada Ketua DPRD Kabupaten Fakfak

FAKFAK, kabarfakfak, com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Fakfak menggelar Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Fakfak masa sidang ke 3 tahun sidang 2018 di gedung sidang dewan, Senin (19/11/2018) pagi.

Sidang paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Fakfak Siti Rahma Hegemur, ST membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kabupaten Fakfak tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Fakfak tahun anggaran 2019 dan Raperda Inisiatif DPRD Kabupaten Fakfak tentang perlindungan dan pemberdayaan petani.

Dalam pidatonya, Ketua DPRD Siti Rahma mengatakan bahwa, setelah mencermati Nota Keuangan RAPBD Tahun 2019 maka terlihat postur anggaran pada tahun 2019 mengalami penurunan, yang mana Pendapatan Daerah sebesar Rp 1.193.802.982.558,42.

“Jika dibandingkan dengan APBD tahun anggaran 2018 sebesar 1.242.815.605.966,21, terjadi penurunan sebesar Rp.49.012.623.407,79 atau turun sebesar 3,94 persen,”ujar Rahma.

Lanjut Rahma, untuk sektor Pendapatan Daerah khususnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) terlihat adanya kenaikan yaitu sebesar Rp. 66.378.129.287,38. Jika dibandingkan dengan PAD tahun 2018 sebesar Rp. 64.306.619.098,00 Atau terjadi kenaikan sebanyak 3,22 persen.

“Hal ini menunjukan bahwa ada upaya dan kerja keras dari Pemerintah Daerah untuk meningkatkan PAD kita, tentu saja dengan melakukan penataan regulasi khususnya pada obyek pajak, dan perbaikansarana prasarana penunjang pelaksana kegiatan pungutan Pajak dan Retribusi,”kata Rahma.

Sementara untuk komposisi anggaran pada sektor belanja yang meliputi Belanja Daerah sebesar Rp.1.224.897.574.802,42 terjadi penurunan sebesar Rp. 55.202.499.343,11 atau terjadi penurunan sebanyak 4,31persen.

“Jika dibandingan dengan Belanja Daerah pada tahun 2018 sebesar Rp.1.280.100.074.145,53. Surplus/Defisit sebesar Rp 31.094.592.244,00,”terangnya.

Bupati Fakfak Drs. Mohammad Uswanas, M.Si dalam pidatonya mengatakan bahwa, RAPBD TA 2019 yang telah disampaikan kepada DPRD Kabupaten Fakfak bukanlah hal pasti atau bersifat final.

“Saya berharap materi APBD ini akan menjadi bahan pembahasan oleh dewan dalam rangka memberikan saran dan masukan yang konstruktif untuk penyempurnaan,”pintanya. [monces]

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close