HeadlinePolitik

KPU Fakfak Serahkan POK Tahap ke 4 kepada PPD

KPU Fakfak gelar rapat dengan PPD sekaligus penyerahan POK.

FAKFAK, kabarfakfak.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Fakfak, Jumat (23/11/2018) pagi kemarin menyerahkan Petunjuk Operasional Kegiatan (POK) tahap keempat kepada Panitia Pemilihan Distrik (PPD) se- Kabupaten Fakfak di ruang rapat KPU Kabupten Fakfak.

Dalam arahannya, Ketua KPU Kabupaten Fakfak Dihuru Dekry Radjaloa, SP berharap PPD dapat bekerja semaksimal guna mensuseskan Pemilu 2019 mendatang sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“PPD dan PPS ini adalah bagian terpenting dari KPU, nah, saya beraharap mari kita sama-sama bekerja maksimal untuk mensuseskan Pemilu 2019 sesuai peraturan dan perundang-undangan yang berlaku,”pintanya.

Sementara Sekretaris KPU Kabuapaten Fakfak Azisa Arifuddin, SE mengungkapkan bahwa, KPU RI telah menyalurkan anggaran khususnya honor PPD dan PPS dua bulan yakni November dan Desember 2018 dan beberapa tambahan aitem lainnya.

Terhadap Anggaran tersebut, dia mengharapkan agar dapat dipergunakan sesuai aturan dan perundang-undangan yang berlaku sehingga sukes pemilu dan sukses juga laporan pertanggungjawaban.

“Perlu kita ketahui bahwa POK tahap keempat ini adalah bagian dari tahapan pemilu, jadi saya menghimbau kepada PPD dapat bekerja dengan penuh tanggungjawab untu mensuseskan Pemilu tahun 2019,”pintahnya.

Kapala Sub Bagian (Kasubag) Umum, Kepegawaian, Keuangan dan Logistik KPU Kabupaten Fakfak, Ocen Wairoy, SE. MM menjelaskan bahwa, setiap dana yang masuk ke DPA KPU Kabupaten Fakfak dilakukan pertemuan dan KPU sebagai penyelenggara Pemilu selalu mengedepankan transparasi atau keterbukaan.

“Diketahui bahwa, dana POK tahap keempat itu tediri dari honor PPD dua bulan yakni november dan desember, terus juga ada tambahan sedikit aitam-aitam, jadi bukan dia punya angin bukan sepoi, tapi tambah sepoi sedikit,”ujarnya.

Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Ottow dan Geissler (STIE OG) Fakfak mengungkapkan bahwa, penambahan aitem pelaksanaan Pemilu yakni, satu paket ATK dan Konsumsi sebesar Rp 958.000 dan juga penyelenggaraan rapat-rapat satu paket Rp 3.388.000.

“Terus ada juga sewa komputer satu unit Rp 550.000, ada juga perjalanan biasa 4 kegiatan masing-masing Rp 540.000 sehingga totol Rp 2.360.000, jadi ada penambahan dua bulan sisa ini,”jelasnya. [monces]

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close