HeadlineMetro Fakfak

Kabar Bupati Fakfak Meninggal Dunia, Wakil Bupati : Itu Kabar Bohong, Kurang Kerjaan

Wakil Bupati Fakfak, Ir. Abraham Sopaheluwakan, M.Si pimpinan Upacara Harla Pancasila/dok

FAKFAK, kabarfakfak.com – Wakil Bupati Fakfak Ir. Abraham Sopaheluwakan, M.Si menegaskan tidak benar kabar atau informasi Bupati Fakfak Drs Mohamad Uswanas, M.Si meninggal dunia.

“Saya tegaskan, informasi meninggalanya bupati fakfak Drs Mohamad Uswanas, M.Si adalah bohong,”tegas Bram sapaan akrabnya ditemui awak media diruang kerjanya, Rabu (12/12/2018) siang kemarin.

Menurut Bram, Bupati saat ini dalam keadaan sehat dan sedang melaksanakan kegiatan penting di luar daerah atau Jakarta, dimana 10 Desember 2018 lalu Bupati menerima penghargaan dari Kementrian Pertanian di Jakarta.

“Masih terkait agenda bupati, 11 Desember 2018, Bupati Fakfak dan beberapa kepala daerah lainya di Papua Barat menerima penghargaan dari Kementerian Hukum dan HAM atas prestasi peduli tentang HAM, dan hingga berita ini diturunkan, pak Bupati masih mengiktui sejumlah kegiatan diluar kota,”jelasnya.

“Jadi sekali lagi kabar Bupati Fakfak meninggal itu bohong menurut saya (Wabup-red) orang-orang itu kurang kerjaanya saja,”tambah Bram.

Sebelumnya, beredar di media sosial salah satu akun Facebook Dina Natalia Lee yang dibagikan oleh Nur Rina Hayati, tertulis di dinding facebook tersebut “Bupati Fakfak papua diracun karena membongkar kasus korupsi”

Selain status Bupati diracun hingga meninggal dunia, lanjut akun tersebut bernama Dina Natalia Lee bahwa “begitu juga dengan KPU RI mereka diancam akan dibunuh jika tahun depan tidak memenangkan Joko Widodo di Pilpres 2019, ingat sejarah tahun 2014 ada yang diracun karena mau bongkar kecurangan Pilpres 2014 husni kamil. [monces]

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close