HeadlineHukum & Kriminal

Di Fakfak, Anak 10 Tahun Dicabuli Saat Sedang Nonton TV

Kaur Bin OPS Reskrim Ipda Slamet Eko. R. SH.

FAKFAK, kabarfakfak.com – Seorang anak sebut saja anggrek (10) menjadi korban pencabulan seorang pria benisial AKB (31) didalam rumah di Jln Letda Dirman RT 21 Kelurahan Wagom, tepatnya dibelakang Supermarket Mini.

Kasat Reskrim Polres Fakfak AKP. Misbachul Munir, S.IK melalui Kaur Bin OPS Reskrim Ipda Slamet Eko. R. SH saat dikonfrimasih membenarkan adanya kasus pencabulan itu, dan pelaku saat ini mendekam di tahanan Mapolres Fakfak.

“Benar, tersangka AKB berusia 31 tahun diduga melakukan pencabulan terhadap seorang anak berusia 10 tahun, tersangka kita tahan di sel tahanan Polres Fakfak untuk proses hukum atas perbuatannya,”ujar Eko sapaan akrabnya ditemui diruang kerjanya, Rabu (9/1/2019) siang kemarin.

Menurut keterangan tersangka saat dilakukan pemeriksaan oleh penyidik Unit Pelayan Perempuan dan Anak (PPA) Reskirm Polres Fakfak, tersangka bersama-sama korban sedang menonton TV didalam rumah, tiba-tiba tersangka memeluk dan mencium korban, korban lari masuk dalam kamar.

Tujuan korban masuk dalam kamar untuk melarikan diri lewat jendela, namun jendeal terkunci tidak bisa buka, tiba-tiba tersangka masuk kedalam kamar lalu memeluk korban.

Tersangka tidak saja memeluk, namun tersangka melakukan perbuatan bejatnya melalui mulut korban (oral seks), hingga spermanya keluar.

Kejadian itu dilakukan tersangka sekitar 10 Juni 2018 sebelum Idul Fitri, yang mana korban dari Bintuni berlibur ke Fakfak dan tinggal dirumah tersangka.

Korban tinggal dengan tersangka itu, karena Ibu kandung tersangka kenal dekat dengan bapa mantu tersangka. Setelah korban kembali ke di Buntini, dan orang tuanya ajak berlibur Desember ke Fakfak, korban sudah tidak mau.

Korban menceritakan kejadian yang menimpah dirinya setelah ditanya berulang-ulang oleh Ibunya langsung saat berlibur ke Fakfak melaporkan tersangka ke Polisi.

Tersangka disangkakan melanggar pasal 76E jo pasal 82 ayat (1) Undang-Undang Nomor 17 tahun 2016 dan atau pasal 290 ke 2e KUHPidana dengan ancanam hukuman 15 tahun penjara. [monces]

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close