HeadlineMetro Fakfak

DPRD Fakfak Soroti Tarif Indhome Telkom di Fakfak Rp 535 Ribu, Pulau Jawa Hanya Rp 300 Ribuan

Ketua Komisi III DPRD Fakfak, Drs. Freddy Thie.

FAKFAK, kabarfakfak.com – Tarif Indhome Telkom di Kabupaten Fakfak, Provinsi Papua Barat menguras dompet pelanggan perbulan sebesar Rp 535.000 untuk 10 Mega Byte Per Second (Mbps).

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Fakfak Drs. Freddy Thie menilai, tarif Indhome Telkom Fakfak sangat mahal, jika dibandingkan dengan pulau jawa hanya Rp 300 ribuan per Mbps.

“Indhome di pulau jawa 10 Mbps hanya Rp 300 ribu lebih, sementara kita di Fakfak untuk 10 Mbps Rp 535 ribu, nah ini perbedaan 200 ribu lebih, dan ini cukup besar,”ujar Freddy Thie kepada media ini di Kantor DPRD Kabupaten Fakfak, Rabu (30/1/2019) pagi kemarin.

Menurutnya, penerapan tarif Indhome PT. Telkom Indonesia Tbk (Persero) tidak memiliki perebedaan dengan BBM PT. Pertamina (Persero), yang merupakan tarif nasional.

“Coba bayangin subsidi BBM di pegunungan Papua sama dengan pulau jawa Rp 6.450 perliter, ini instruksi langsung oleh Presiden Joko Widodo. Nah, seharusnya sama dengan Indhome, di daerah lain seperti Sumatera, Kalimantan, tarifnya sama dengan pulau Jawa, ”kata Freddy.

Adanya perbedaan harga itu, Komisi III DPRD Kabupaten Fakfak yang membidangi BUMN dan BUMD ini akan berkunjung ke Kementrian Komunikasi dan Informatika di Jakarta untuk mempertanyakan tarif tersebut.

“Kami komisi III DPRD Kabupaten Fakfak dalam waktu dekat akan pergi ke Kementrian Kominfo untuk mempertanyakan Indhome, kenapa di Papua jauh lebih mahal dari Pulau Jawa, setelah itu baru kita gelar Rapat Dengar Pendapat atau RDP,”tandasnya. [monces]

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close