HeadlineMetro Fakfak

Paus dan Imam Besar Al Azhar Tanda Tangan Dokumen Persudaraan Perdamaian, Uskup Datus Lega : Dokumen Itu Suda Dibuktikan di Kabupaten Fakfak

Bupati Fakak Dr. Mohammad Uswanas, M.Si dan Uskup Manokwari Sorong Mgr. Hilarion Datus Lega, Pr tanda tangan prasasti peresmian.

FAKFAK, kabarfakfak.com – Paus Fransiskus dan Iman Besar Al Azhar, Dr Ahmad At-Tayyeb telah mendantanganan dokumen besejarah. Deklarasi, Abu Dhabi, dalam pertemuan persaudaraan manusia di Uni Emirat Arab, Senin (4/2/2019) lalu.

Deklarasi yang disebut ‘Dokumen Persaudaraan Manusia untuk Perdamaian Dunia dan Hidup Berdampingan’ itu berupaya mendorong untuk hubungan yang lebih kuat antar umat manusia.

Menanggapi hal itu, Uskup Manokwari Sorong Mgr. Hilarion Datus Lega, Pr mengatakan, dokumen yang ditandatangani oleh pimpinan agama tertinggi Paus dan Imam Besar Al Azhar sudah dibuktikan di Kabupaten Fakfak Provinsi Papua Barat dengan semboyan atau filsafah budaya “Satu Tungku Tiga Batu” yang merupakan agama keluarga.

 “Untuk orang katolik dan orang-orang islam, baru-baru ini Imam Besar Al Ashar di Kairo dan Pimpinan Tertingi Katolik Bapa Paus menandatangani suatu himbauan cinta dan kasih sayang persaudaraan, yang gemanya muda-mudahan sampai melampoi cakrawala, akan tetapi dokumen itu sudah dibuktikan di Kabupaten Fakfak yang kita cintai ini,”ujar Uskup pada pemeberkatan dan peresmian gedung gereja Stasi Santo Ignatius Loyola di Kampung Werabuan Distrik Wartutin Kabupaten Fakfak, Minggu (17/2/2019) pagi.

Untuk itu, Uskup menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Fakfak jangan ragu-ragu, maju terus mempertahankan kerukunan antar umat beragama yang begitu amat erat ini untuk bersama-sama mewujudkan pembangunan melalui program-progam pemerintah Pusat dan juga Pemerintah Kabupaten Fakfak.

“Jadikan Kabupaten Fakfak sebuah Kabupaten yang bermartabat, karena kita semua ikut serta terlibat dengan pemerintah membangun negeri yang kita cintai ini,”ujar Uskup.

Sementara Bupati Fakfak Dr. Mohammad Uswanas, M.Si mengajak masyarakat menjaga hubungan kekeluargaan yang begitu erat terjalin baik ini dirusak oleh siapapun.

“Ini dunia telekomunikasi begitu bergembang, semua contoh baik, hampir lebih banyak buruk nampak dihadapan kita semua, mari kita sama-sama wujudnyatakan ‘Satu Tungku Tiga Batu’ secara nyata dalam perilaku kehidupan kita,”ujar Bupati mengaku hebat Kabupaten Fakfak selama ini tidak ada pergesekan agama. Hal ini harus dijadikan contoh untuk daerah lain di Indonesia.  [monces]

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close