HeadlineHukum & KriminalPolitik

Pengacara Baguna Palisoa Duga Kepentingan Politik Soal Perkara Dugaan Money Politik

Charles Darwin Rahangmetan, SH

FAKFAK, kabarfakfak.com – Charles Darwin Rahangmetan, SH salah satu Pengacara Baguna Palisoa Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Fakfak menduga ada unsur kepentingan politik soal perkara dugaan money politik yang menimpah kliennya saat melakukan kampanye di kampung Katemba, Distrik Fakfak Tengah Januari 2019 lalu.

Menurut dia, sesuai Peraturan Bawaslu Nomor 31 tahun 2018 tentang Sentra Penegahkan Hukum Terpadu pada pasal 20 ayat 4, pasal 23 ayat 6, pasal 26 ayat 5 dan pasal 31 menjelaskan bahwa hasil pembahas seharusnya dituangkan dalam berita acara.

“Berita acara itu harus ditanda tangani oleh Pengawas Pemilu, Penyidik dan Jaksa, jadi dorang biking perkara ini sama dengan perkara tindak pidana biasa, nah ini yang keliru melanggara Perbawau,”ujar Charles di Fakfak, Selasa (19/3/2019) sore tadi.

Tidak adanya berita acara tersebut, diketahui Charles saat mempelajari berkas perkara di Kepaniteraan di Pengadilan Negeri Fakfak.

“Jadi sekitar jam 15.00 Wit atau jam 3 sore tadi saat saya mempelajari berkas perkara di kepanitraan Pengadilan Negeri Fakfak, tidak ada berita acara satupun, untuk itu saya menduga ada unsur kepentingan politik,”tegasnya.

Bahkan kata Charles, upaya hukum atau Pengajuan Banding ke Pengadilan Tinggi (PT) Jayapura oleh JPU Kejaksaan Negeri Fakfak sudah tidak sesuai dengan prosedur.

“Kenapa saya mengatakan tidak sesuai prosedur, karena sebelum pengajuan banding, Jakaa harus melakukan pembahasan keempat bersama pengawas pemilu dan penyidik, tujuannya untuk menentukan langkah hukum terhadap putusan Pengadilan Negeri Fakfak,”jelasnya. [monces]

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close