HeadlinePolitikUncategorized

Bawaslu Fakfak Mulai Usut Dugaan Money Politic Pasca Kampanye Terbuka PDIP

Devisi Hukum Penindakan Pelanggaran dan Sengketa Pencegahan Bawaslu Kabupaten Fakfak Abdul Tanggi Irirwanas, S.Si.

FAKFAK, kabarfakfak.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Fakfak mulai mengusut dugaan money politiklc pasca kampanye terbuka PDIP Kabupaten Fakfak Jumat (29/3/2019) lalu.

Devisi Hukum Penindakan Pelanggaran dan Sengketa Pencegahan Bawaslu Kabupaten Fakfak Abdul Tanggi Irirwanas, S.Si mengatan, pengusutan kasus tersebut diawali dari Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Distrik Fakfak yang saat itu melaksanakan pengawasan.

“Besok kita panggil Panwaslu Distrik Fakfak untuk kita mintai klarifikasi, hasilnya akan kita sampaikan kepada rekan-rekan wartawan,”kata Tanggi ditemui diruang kerjanya, Kamis (11/4/2019) siang.

Disinggung vedoa yang menjadi viral di media sosial (medsos) itu, kata dia, pihaknya tidak menjadikan sebagai barang bukti.

“Kita tidak bisa jadikan barang bukti karena vidieo itu kita tidak tahu siapa yang mengambilnya dan sebarkannya,”ujarnya.

Meski video itu, lanjut dia, tidak dijadikan barang bukti, namun dijadikan untuk menginvestigasi siapa saja yang dikenal menerima uang tersebut.

“Memang kita lihat didalam video itu ada beberapa orang yang kita kenal tapi, ketika kita minta mereka untuk sebagai saksi pelapor, tidak mau,”jelasnya.

Lain halnya, kata dia, kasus dugaan money politik yang dilakukan oleh Baguna Palisoa itu bersifat temuan, sehingga diproses.

“Kalau kasus ini, kita (bawaslu,red) kesulitan mendapat barang bukti dan sekali lagi video yang viral di Medsos itu tidak bisa kita jadikan barang bukti, tapi bukan berarti kasus ini tidak lanjut, tetap ditindaklanjuti, dan kita tidak pilih kasih,”tegasnya.

Seperti dirilis www.mataradar.com bahwa Kampanye Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Fakfak yang berlangsung jumat (29/3/2019) dipusatkan di areal reklamasi Pantai Kelurahan Fakfak Selatan, Distrik Fakfak, Kabupaten Fakfak terlihat salah satu Juru Kampanye Nasional (Jurkamnas) Jimmy Demianus Ijie dari Partai besutan Megawati Soekarno Putri melakukan aksi pembagian uang,

Jimmy yang merupakan Anggota DPR-RI Dapil Papua Barat dari Partai PDI.Perjuangan ini sempat berorasi dan menyampaikan program-program serta keberhasilan Presiden yang juga Calon Presiden Joko Widodo-Ma`ruf Amin dihadapan ratusan simpatisan serta Caleg DPRD Fakfak, dan DPRD Provinsi Papua Barat.

Usai menyampaikan pesan-pesan pembangunan yang menurut dia dititipkan dari Jokowi Widodo agar disampaikan kepada masyarakat fakfak, Jimmy kembali membuat suasana rapat akbar terbuka kampanye partai PDI.Perjuangan cukup padat dengan tontotnan masyarakat, walaupun diguyur hujan deras.

Sebelum membagikan uang yang disimpan di dompet pribadinya, Jimmy mengatakan pihaknya akan memberikan uang susu kepada anak-anak yang datang dan hadir menyaksikan kampanye terbuka partai PDI Perjuangan,

Pemberian tersebut disebut sebagai rasa hormat dan terima kasih dia kepada anak-anak yang sudah mendengarkan orasinya sehingga dapat memberikan imbalan berupa uang susu,

“Sa kase uang susu buat anak-anak, bukan untuk ibu-ibu, apalagi bapak-bapak yang suka rakus orang pu mama pu susu itu (maaf),”terang Jimmy saat berada di atas panggung kampanye terbuka.

Tidak lama dengan permintaanya, sejumlah orang tua yang sempat membawah anak-anak mereka mulai merapat dan mendekati panggung kemudian tangan anak-anak mereka tunjukan kearah Bung Jimmy kemudian mendapatkan uang dengan pecahan Rp. 100.000,

Hampir sebagian besar orang tua yang sempat membawakan anak diarena kampanye itu mendapatkan imbalan belas kasihan dari Orator Nasional dari Partai PDI.Perjuangan Jimmy Demianus Ijie,

Jimmy pun tidak lanjut dengan orasinya karena dibatasi oleh waktu, namun meminta kepada anak-anak yang belum mendapatkan bagian uang dari dompetnya agar bergeser ke bagian kanan panggung untuk dibagikan secara merata

Saat membagikan uang secara terbuka dihadapan panggung, salah satu rekan caleg Jimmy membisikanya bahwa harus lebih berhati-hati karena ada pantauan dari bawaslu, Jimmy tidak tinggal diam, malah sempat menyemprot dengan meneriakkan kehadiran anggota Bawaslu dari atas panggung jika ada maka silahkan untuk menegurnya,

“Mana Bawaslu, saya ini merasa terima kasih dan penghargaan kepada anak-anak yang sudah datang ikut kampanye, apakah kampanye partai lain buat seperti saya begini (Bagi uang-red),”tanya Jimmy,

Dia menentang Bawaslu, bahwa pemberian sejumlah uang dari dompet pribadinya kepada anak-anak tersebut bukan sebagai unsur Monet Politik, melainkan sebagai tanda terma kasih dia kepada anak-anak yang masih menginginkan susu sedotan,

“Mana yang bilang money politik, panggil saya dan proses, saya tidak mundur,”tantang Jimmy Ijie saat membagikan sejumlah uang dengan pecahan Rp. 100.000, [monces]

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close