HeadlinePolitik

Rapat Pleno Terbuka Penghitungan Suara di Tingkat Distrik Fakfak Berlangsung Alot

suasana rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungam perolehan suara tingkat Distrik Fakfak/foto monces.

FAKFAK, kabarfakfak.com – Rapat Pleno Terbuka rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara tingkat Distrik Fakfak dalam Pemilu 2019 berlangsung alot di lapangan Basket Kabupaten Fakfak, Selasa (23/4/2019) kemarin.

Perdebatan alot itu dilakukan antara para saksi Partai Politik (Parpol) dengan petugas KPPS dan Panitia Pemilihan Distrik (PPD) Fakfak setelah Kotak Suara TPS 02 Kampung Lusiperi Distrik Fakfak dibuka untuk dilakukan rekapiutulasi.

Topik perdebatan alot itu diantaranya berkaitan jumlah surat suara yang digunakan dengan jumlah pengguna hak pilih pemilih Presiden dan Wakil Presiden pada Pemilu 17 April 2019 lalu terjadi selisi.

Selisi terjadi pada jumlah hak pilih 234 pemilih sudah lebih menjadi 247 pemilih. Hal itu diketahui setelah petugas KPPS membuka C1 Plano yang merupakan mahkota TPS dari Kotak Suara yang tersimpan seluruh dokumen hasil pencoblosan dan penghitungan suara 17 April lalu.

Guna mengetahui selisi tersebut, PPD setempat bersama petugas KPPS TPS 02 melakukan penghitungan perolehan surat suara ulang Presiden dan Wakil Presiden untuk mengetahui apakah berada pada surat suara terpakai ataukah, berada pada surat suara yang tidak sah atau tidak sah.

Kepada media ini, Ketua PPD Fakfak Amir Rumanama mengatakan, penghitungan perolehan surat suara ulang tersebut dilakukan atas dasar rekomendasi dari Panwaslu Distrik Fakfak.

“Dengan dasar itu kita lakukan perbaikan turun satu tingkat ke bawah dan kita sudah melihat C Planonya, namun tidak ada selesi,”ujarnya.

“Kita turun satu tingkat lagi dengan menghitung jumlah surat suara yang terpakai dan jumlah surat suara tidak terpakai, itupun juga tidak selisi,”sambungnya.

Mencermati hal itu akhirnya petugas KPPS TPS tersebut dibantu PPD diaksikan saksi Parpol melakukan penghitungan perolehan surat suara ulang dengan cara persatu kertas surat suara diambil dari dalam kotak suara kemudian dihitung.

Setelah mengetahui adanya selesi itu dan mendapat kesepakatan bersama, akhirnya Rapat Pleno Terbuka dilanjutkan yang diawali dari Presiden dan Wakil Presiden, DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota.

Sementara rapat pleno juga dilakukan di Distrik Fakfak Tengah dan Distrik Pariwari Kabupaten Fakfak terpantau berjalan aman dan lancar. Rapat pleno yang akan berlangsung 7 hari kedepan ini mendapat pengamanan dari Kepolisian dan juga TNI. [monces]

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close