HeadlineMetro Fakfak

Perusahaan Ikut Lelang Proyek, Syaratnya Wajib Memiliki Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan

Kepala BPJS Ketengakerjaan Kabupaten Fakfak Carolus Pg Sigalingging.

FAKFAK, kabarfakfak.com. Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketengakerjaan Kabupaten Fakfak mengingatkan perusahaan yang begerak di bidang jasa konstruksi untuk segera mendaftarkan perusahannya termasuk pekerja atau tenaga kerjanya ke PBJS Ketenagakerjaan sebelum proses tender dilaksanakan.

Pasalnya, salah satu syarat tender peroyek adalah perusahaan yang bergerak dibidang jasa konstruksi (kontraktor) menjadi kepesertaan  BPJS Ketengakerjaan.

Hal itu disampaikan Kepala BPJS Ketengakerjaan Kabupaten Fakfak Carolus Pg Sigalingging usai Rapat Koordinasi BPJS Ketengakerjaan dengan Pemda Fakfak di Meeting Room Aguni Hotel Grand Papua Fakfak, Rabu (24/4/2019) siang kemarin.

“Itu hukumnya wajib setiap perusahaan kontraktor wajib menjadi kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan sebagai salah satu syarat untuk mengikuti tender proyek,”ujar Carolus sapaan akrabnya.

Menurut dia, hal itu diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 86 tahun 2013 tentang sanksi administratif kepada pemberi kerja, yang mana sanksinya adalah tidak mendapatkan pelayanan publik kepada pemberi pekerjaan.

“Ya sudah tentu meliputi perizinan terkait usaha, izin yang diperlukan dalam mengikuti tender proyek, bahkan kalau rekam jejak perusahaannya tidak bagus otomatis diblacklist,”tegasnya.

Untuk itu, Carlos menyarankan kepada perusahaan jasa konstruksi agar mendaftarkan dirinya sebagai kepesertaan BPJS Ketanagakerajaan, sebab lanjut dia, kepesertaan BPJS Kenagakerjaan jasa konstruksi atau Jakon telah masuk dalam persyaratan lelang proyek di Pemerintah Kabupaten Fakfak.

“Jadi tahun ini, Jakon sudah masuk dalam persyaratan lelang yang pastinya sudah wajib dan dipastikan sebagai kepesertaan BPJS Ketanagakerjaan, kalau tidak ikut sudah tentu ada sanksinya,”jelasnya.

Sementara Rapat Koordinasi (Rakor) BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Fakfak dengan Pemerintah Kabupaten Fakfak berlangsung di Meeting Room Arguni Hotel Grand Papua Fakfak, Rabu (24/4/2019) pagi kemarin dibuka oleh Asisten Bidang Pemerintah Setda Kabupaten Fakfak Joko Purnomo atas nama Bupati.

Rakor yang dihadiri Pimpinan dan Staf OPD terkait  bertujuan mengevaluasi, monitoring terkait  badan usaha yang ada di Kabupaten Fakfak terkait sejauhmana perusahaan-perusahaan tersebut patuh dalam mendaftarkan tenaga kerjanya sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Sebab, tanpa ada evaluasi dan monitoring, maka tenaga kerja yang bekerja pada suatu bidang pekerjaan, apabila mengalami resiko tinggi tidak mungkin lagi pengusaha harus membayar santunan, tapi mereka atau pekerja yang telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketengakerjaan, otomatis santunan resikonya  akan dibayar oleh BPJS Ketengakerjaan. [monces]

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close