HeadlinePolitik

Bawaslu Papua Barat Kehendaki Nilai Suara di TPS Harus Sama Nilai Rekapitulasi Secara Berjenjang

Pimpinan Devisi Hukum Data dan Informasih M. Nazil Hilmie.

FAKFAK, kabarfakfak.com – Rapat pleno terbuka Rekapitulasi Penghitungan Hasil Perolehan Suara Pemilu 2019 di tingkat Kabupaten/Kota se- Provinsi Papua Barat sedang berlangsung.

Adanya rapat pleno tersebut, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Papua Barat menghendaki agar nilai suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada 17 April 2019 lalu atau Pemungutan Suara Ulang (PSU) sama dengan nilai rekapitulasi secara berjenjang baik ditingkat PPD, KPU Kabupaten/Kota, Provinsi bahkan rekapitulasi ditingkat Nasional.

Hal itu disampaikan Pimpinan Devisi Hukum Data dan Informasih M. Nazil Hilmie ditemui usai pembukaan rapat pleno terbuka Rekapitulasi Penghitungan Hasil Perolehan Suara Pemilu 2019 di Aula Balai Diklat Pemda Kabupaten Fakfak, Minggu (5/5/2019) sore kemarin.

“Pada prinsipnya Bawaslu menghendaki bahwa, nilai atau suara masyarakat di TPS harus sama dengan nilai yang nantinya direkap di semua jenjang, baik ditingkat kabupaten/kota, provinsi maupun tidingkat nasional,”ujarnya.

Bagi Partai Politik (Parpol), lanjut Hilmi, yang merasa terganjal atau tidak merasa puas dengan hasil rekaputulasi pasca putusan KPU Pusat 22 Mei 2019 mendatang, maka bisa menggugat ke Mahkamah Konstitusi (MK) tanggal 25 Mei 2019.

“Gugatan di MK itu dengan bahan bakunya adalah keberatan ditingkat distri, ditingkat kabupaten atau keberataan ditingkat provinsi, nah. Biasanya MK hanya tiga, apakah menolak gugatannya, apakah pemungutan suara ulang di TPS yang bersangkutan, ataukah mengabulkan permohonan pemohon,”jelasnya. [monces]

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close