Ekonomi

Di Fakfak Harga Telur Ayam Diprediksi Naik Rp 80.000/rak

Suasana pedagang telur.

FAKFAK, kabarfakfak.com – Kenaikan harga komoditi kebutuhan pokok masyarakat sudah menjadi kebiasaan  di Kabupaten Fakfak Provinsi Papua Barat.

Kenaikan ini biasanya terjadi pada hari-hari besar keagamaan, atau insentif dalam bentuk Tunjangan Hari Raya (THR) dan Gaji 13 bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) termasuk TNI, POLRI dan Pensiunan.

Hal ini sudah tentu menjadi tugas dan tanggungjawab Pemerintah Daerah setempat untuk melakukan pengawasan sekaligus menekan harga komoditi.

“Ini tugas Instansi terkait untuk melakukan pengawasan sekaligus memantau harga komoditi,”kata Jerry Maryen, salah satu pengamat ekonomi, yang juga warga Kelurahan Fakfak Utara, Jumat (10/5/2019) pagi tadi.

Dia mengatakan harga telur ayam tahun lalu Rp 60.000/rak, saat ini sudah naik menjadi Rp 65.000/rak, diprediksikan menjelang Idul Fitri akan naik menjadi Rp 80.000/rak.

“Kenaikan harga, sudah tentu berbagai alasan, yaitu kenaikan harga bisa saja disebabkan pasokan berkurang, atau biaya pengiriman mahal, nah ini sudah menjadi hal biasa di daerah kita ini, tapi kasihan kembali kepada daya atau kemampuan beli masyarakat kita di Fakfak berkurang, yang hanya mengharapkan hasil panen pala dan proyek musiman,”ujarnya. [monces]

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close