HeadlineMetro Fakfak

Viral Dimedsos 450 KIS Dibuang di Tempat Sampah, Ka BPJS Kesehatan Fakfak : Sudah Dikembalikan

FAKFAK, kabarfakfak.com – Viral di Media Sosial (Medsos) Facebook terbuang 450 lembar Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang berasal dari beberapa Distrik diwilayah Kabupaten Fakfak Provinsi Papua Barat di tempat sampah, yang diunggah oleh pemilik akun Facebook atau FB bernama “Ndjod Kahwang”

Dalam halaman FB, ia memberikan kabar bahwa, temuan ratusana KIS itu di tempat sampah sebelah rumahnya, yang ketika dirinya menemukan, merasa tercengang.

“Geram marah bercampur kesal ketika berkunjung ke rumah teman pagi ini lalu dia menyodori saya sejumlah temuannya ditempat sampah sebelah rumahnya yang membuat saya tercengang,”tulis Ndjod Kahwang di ke halaman atau status FB-nya, Jumat (12/7/2019) sekitar 4 jam lalu.

Dia juga menulis bahwa, sejumlah 300 lembar KIS yang seharusnya menjadi milik warga miskin di beberapa Distrik dibuang begitu saja ditempat sampah dan tidak disalurkan.

“Berikut seujumlah Nama Distrik dan kampung yang tidak tersalurkan, 1. KOKAS : 280 lembar, 2 BOMBERAI : 101 lembar, 3 WERBA/FF BRT: 48 lembar, 5 KARAS : 33 lembar, 6 T, PATIPI : 28 lembar, 7 Ffk TENGAH : 17 lembar, 8 WERI : 15 lembar, TOTAL : 450 LEMBAR yang bisa kami hitung,”tulisnya.

“Menurut keterangan teman saya yang menemukan kartu kartu ini dia sudah coba menanyakan pada pihak terkait yaitu BPJS dan mendapat keterangan bahwa kartu kartu ini sudah disalurkan melalui Dinas Sosial, yang disalurkan ke DISTRIK serta KELURAHAN dan KAMPUNG,”tulis lagi.

“Ini jatah rakyat miskin, jika tidak disampaikan kepada masyarakat dan masyarakat sama sekali tidak mempergunakannya, berarti pihak kelurahan, distrik tidak menyalurkan sama sekali ke kampung,”tambahnya.

Sementara Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Fakfak, Apriyanto Pontjapu mengatkan, salah seoarng bernama Charlo Kabes bersama temanya datang di Kantor BPJS Kesehatan Kabupaten Fakfak mengembalikan KIS.

“Ini sudah dikembalikan, sedang kami vilidasi, namun kita pastikan orang yang membuang juga, mereka tidak tahu karena mereka dapat ditempat sampah,”kata Apriyanto dihubungi via ponselnya sore kemarin.

Dia mengakui bahwa, kartu tersebut merupakan kartu segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) kantor pusat, yang pendistribusiannya tahun 2014/2015 melalui pihak ketiga, yang seharusnya mendistribusikan langsung ke pesertanya.

“Nah, selama ini kita cek dilapangan mereka hanya nitipkan sampai ke kelurahan atau kampung kemudian langsung didistribusikan ke peserta, nah ini kemungkinan tertahan di kampung atau kelurahan, namun kita nggak tahu kelurahan mana kampung mana, karena mungkin terlalu lama mereka tahan, sehingga sengaja membuang ke sampah,”ujarnya.

Apriyanto mengatakan bahwa, pemilik akun FB mengaku bersalah karena tidak mengklarifikasi dulu ke BPJS Kesehatan, melainkan langusung unggah di FB.

“Setelah pemilik akun FB mengkonfirmasi ke BPJS Kesehatan untuk menanyakan apakah KIS masih aktif atau tidak, makanya ada info tambahan kasih masuk ulang di statusnya, setelah posting yang petama, jadi pada prinsipnya dia dapat di sampah lalu posting di FB,”jelasnya sembari mengatakan, hanya 290 lembar KIS, bukan 450 lembar. [monces]

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close