HeadlineMetro Fakfak

Tim RAAF Koordinasi Pemda Fakfak, Hari Ini Bangkai Pesawat Dievakuasi

FAKFAK, kabarfakfak.com – Tim RAAF (Royal Australia Air Force) hari ini Selasa (16/7/2019) mengevakuasi bangkai pesawat catalina Australia, yang jatuh sejak perang dunia kedua sekitar tahun 1943 di daerah kampung Werabuan Distrik Wartutin Kabupaten Fakfak Provinsi Papua Barat.

Evakuasi dilakukan setelah, perwakilan Tim RAAF melalukan pertrmuan dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Fakfak, Senin (15/7/2019) setelah mereka (Tim RAAF) tiba di Fakfak.

Hadir dalam pertemuan itu Komandan Kodim 1803/Fakfak Letkol Inf. Yatiman, A.Md, Wakapolres Fakfak Kompol Ilhamsyah, S.Pd, Danramil Kota Sifuan Patiran, Kasat Intelkam Polres Fakfak Ipda Imran, S.Sos perwakilan Team RAAF Letkol Sus Usriyanto (Mabes TNI – AU/Ketua Delegasi), Perwakilan Tim RAAF sebanyak 3 orang diantaranya, Williams, Harvey, dan Kelly.

Pertemuan yang berlangsung sekitar 1 jam lebih membicarakan persiapan evakuasi bangkai pesawat milik Australia.

Dalam arahannya, Dandim 1803/Fakfak menyampaikan terkait dengan kehadiran Team RAAF dari Australia merupakan suatu tantangan bagi Indonesia khususnya masyarakat Kabupaten Fakfak Provinsi Bapua Barat,

Pasalnya kehadiran 11 orang tentara Australia tersebut telah direstui dan ini merupakan bentuk kegiatan antar Negara sehingga masyarakat diminta untuk tidak menghalang-halangi proses evakuasi bangkai pesawat dan bangkai keluarga mereka, tegas Dandim 1803 Fakfak,

Dalam proses evakuasi tersebut, Dandim sangat berharap kepada masyarakat untuk tidak serta merta memasuki areal dimaksud karena terindikasi ada sejumlah alat yang diduga masih aktif,

Dikhawatrikan kerumunan warga yang hadir saat evakuasi dan terjadi ledakan maka muncul masalah baru, karena jangkan masyarakat, aparat TNI/Polri saja sangat dibatasi untuk memasuki areal dimaksud, untuk itu dia meminta kepada masyarakat untuk tidak banyak menyaksikan evakuasi tersebut, terang orang nomor satu dijajaran Kodim 1803 Fakfak,

“Ini adalah hubungan antar Negara, jangan sampai buat gerakan yang dapat menimbulkan batalnya evakuasi bangkai pesawat dan bangkai manusia tersebut, jangan kita dibuat malu dan dianggap tidak baik oleh Negara lain, sehingga kita sebagai masyarakat fakfak harus tunjukkan sikap yang baik kepada mereka,”pintanya.

Kondisi pertemuan tersebut berlangsung cukup aman dan lancar, kendati untuk evakuasi semua pihak yang terlibat seperti Pemerintah daerah dan pemerintah distrik hingga kampung menyatakan akan mendukung dan memperlancar proses evakuasi besok,

Sementara Letkol Sus Usriyanto menjelaskan bahwa untuk personil akan bergantian di lokasi, selain dibantu oleh aparat TNI/Polri di Fakfak, 11 orang Team Raaf ini akan bergantian untuk memuluskan proses evakasu tersebut. [monces]

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close