HeadlineMetro Fakfak

Dinas P3AP2 dan KB Fakfak kerjasama Dishub Membuat Titik Zona Aman Sekolah

FAKFAK, kabarfakfak.com – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk (P3AP2) dan Keluarga Berencana (KB) Kabupaten Fakfak yang nakhodai Ny. Lina Suryani Uswanas, SH, bekerjasama dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Fakfak membuat titik Zona Aman Sekolah (ZAS), Senin (29/7/2019) pagi kemarin.

Sepanjang jalan Masjid Al Munawarah hingga SMK Yapis Fakfak dijadikan titik  ZAS berupa pemasangan rambu-rambu lalulintas seperti zebra cross, dan juga pewarnaan jalan serta pembuatan marka agar pengendara mengurangi kecepatan kenderaan.

Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak Dinas P3AP2 dan KB Kabupaten Fakfak Zulchaidah Bauw, S.Sos. M.Si mengatakan, zona ini memiliki fungsi yang sangat luas, diantaranya keselamatan pelajar saat menyebrang jalan saat berangkat maupun pulang sekolah.

“Kegiatan ini merupakan program provinsi, dan Kabupaten Fakfak yang merupakan Kabupaten percontohan diwilayah Papua Barat kota ramai anak,”ujar Zulchaidah ditemui disela-sela kesibukaan memantau pembuatan marka jalan.

Dikatakannya, 2 Kabupaten di Wilayah Provinsi Papua Barat dicanangkan sebagai kota layak anak, yakni Kabupaten Manokwari dan Kabupaten Fakfak.

“Nah, kebetulan tahun ini, kita memperingati hari anak nasional yang jatuh 22 Juli kemarin, namun baru kita laksanakan pada tanggal 12 Agustus nanti,”kata Zulchaidah.

Menurutnya, salah satu syarat menjadi kota layak anak adalah terciptanya kawasan aman anak, salah satunya adalah pembuatan marka jalan dilingkungan sekolah.

“Kenapa kami memilih lokasi sekitar jalan Masjid Al Munawarah hingga ke SMK Yapis, karena kami melihat kondisi ramai lancar saat jama sekolah ramai lancar dan rawan kecelekaan lalu lintas, karena ada beberapa sekolah yang berada dilingkungan ini yakni, TK, SD, SMP, SMK Yapis dan SMP Negeri 1 Fakfak,”jelanya.

Auditor Keselamatan Transportasi Jalan Dinas Perhubungan Kabupaten Fakfak Josep Kabes, SH mengatakan bahwa pembuatan ZAS diatur dalam UU No 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, sehingga secara tehknis pihaknya menanganinya.

“Jadi ini penting dalam rangka perlindungan anak-anak sekolah, dan saya harapkan kepada semua pengguna jalan, baik pejalan kaki, maupun berkenderaan, sampai didaerah Zona Aman Sekolah harus berhati-hati dan melaksanakan perintah rambu lalulintas dan marka jalan di daerah ini,”pintanya. [monces]

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close