HeadlineMetro Fakfak

Dandim 1803/Fakfak Prihatin Masih Ada Upaya Provokasi Memutar Balikan Fakta Libatkan TNI-POLRI

FAKFAK, kabarfakfak.com – Dandim 1803/Fakfak Letkol Inf. Yatiman, A.Md membantah keterlibatan TNI dan Polri dalam aksi demo damai yang berujung anarkis hingga membakar Pasar Thumburuni Kabupaten Fakfak dan Kantor Dewan Adat Mbaham Matta Kabupaten Fakfak 21 Agustus 2019 lalu.

Hal itu ditegaskan Dandim diruang kerjanya, Minggu (25/8/2019) malam sekitar pukul 21.00 WIT, setelah mendapat selebaran mengatasnamakan Dewan Adat Mbaham Matta, yang senagaja mendiskreditkan atau berusaha menjatuhkan TNI dan Polri di Kabupaten Fakfak.

“Tidak benar selebaran yang ditulis bahwa semua aksi demo damai yang berujung konflik atau kerusuhan di Fakfak adalah TNI dan Polri, sekali lagi, itu tidak benar. Itu selebaran yang berusaha menjatuhkan TNI dan Polri di Kabupaten Fakfak,”ujar Dandim.

Dandim juga membantah seleberan yang menulis adanya oknum aparat TNI maupun Polri membakar rumah Adat Mbaham Matta dan memberikan miunuman keras dan fasilitas alat tajam kepada pemuda.

“Saya selaku Komandan Kodim, sangat menyangakan oknum-oknum yang mengatasnamakan Dewan Adat Mbaham Matta. Oknum-oknum itu senagaja memprovokasi suasana di Fakfak agar tidak aman,”kata Dandim.

Menindaklanjuti selebaran yang mengatasnamakan lembaga Adat Mbaham Matta ini, Dandim memerintakhkan anggotanya ke kediaman Ketua Dewan Adat Mbaham Matta untuk mempertanyakan selebaran tersebut apakah benar berasal dari Dewan Adat Mbaham Matta.

“Namun ketika anggota saya dari Staf Intel kesana (rumahnya,red) Ketua Dewan Adat Mbaham Matta tidak ada dirumahnya, namun tetap kita mencaritahu darimana sumber asalnya selebaran tersebut,”jelas Dandim.

Dandim menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Fakfak agar tidak mudah terpancing dengan selebaran maupun issu-issu yang mempropganda untuk memecah bela persatuan di Kabupaten Fakfak.

“Sebaiknya masyarakat lebih beraktivitas dengan baik dengan tetap menjaga keamanan dan ketertiban, apabila ada pergerakan yang mengganggu aktivitas, segera melaporkan kepada pihak Kepolisian maupun TNI,”pinta Dandim. [monces]

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close