HeadlineMetro Fakfak

Anak Dibawa Umur Diduga Terlibat Rusuh, Mahmud La Biru Minta PMP Diaktifkan

FAKFAK, kabarfakfak.com – Kesatuan Bangsa Politik (Kesbangpol) Kabupaten Fakfak meminta pemerintah dalam hal ini Dinas Pendidikan kembali mengaktifkan pelajaran Pendidikan Moral Pancasila (PMP) di sekolah.

Hal itu disampaikan Kepala Kesbangpol Kabupaten Fakfak Mahmud La Biru, S.Sos. MM terkait adanya dugaan keterlibatan anak dibawa umur pada aksi demo damai yang berujuk anarkis atau rusuh 21 Agustus 2019 lalu.

“Sejak reformasih ini, pancasila hilang, PMP hilang, ini yang biking rusak mentalitas bangsa Indonesia ini,”ujar Mahmud La Biru dalam arahannya pada pertemuan BPMP di ruang data Makodim 1803/Fakfak, Selasa (3/9/2019) pagi tadi.

Kepala Kesbapol menduga ada keterlibatan oknum pejabat ditingkat pusat yang menghilangkan PMP sehingga mencedrai morilitas pelajar.

“Justru saya curiga ada orang ditingkat pusat yang kasih hilang barang ini (PMP,red), kok Pendidikan Pancasila hilang, kewarganegaraan hilang, PMP hilang,”kata La Biru.

Adanya moral anak bangsa rusak, Kepala Kesbangpol meminta kepada Kodim 1803/Fakfak untuk memberikan materi tentang wawasan kebangsaan di tingkat sekolah.

“Kedepan anak-anak sekolah ini kita harus bina baik, mungkin ada program yang bisa kita lakukan pembinaan untuk peningkatan wawasan kebangsaan. Penerapan ini kita awali dari Kabupaten Fakfak,”pintanya. [monces]

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close