HeadlineMetro Fakfak

Marcel Rahamitu Menilai Pembentukan AKD di DPRD Fakfak Hanya Formalitas

FAKFAK, kabarfakfak.com– Pembentukan Alat Kelangkapan Dewan (AKD) di DPRD Kabupaten Fakfak telah selesai Kamis (10/10/2019) malam dan berhasil membentuk 3 Fraksi dan 4 Badan yakni Badan Musyawarah (Bamus), Bapemperda, Badan Anggaran dan Badan Kehormatan.

Sebelumnya, Anggota DPRD Kabupaten Fakfak Periode 2014-2019 lalu memiliki 5 Fraksi, yang dikuasai oleh Partai Golkar, Partai NasDem dan Partai Demokrat, namun periode kali ini pembentukan AKD hanya 3 Fraksi, salah satunya Fraksi penuh adalah “Fraksi NasDem” yang memiliki tiga Anggota Dewan.

Sedangkan dua Fraksi lainnya berkoalisi, yakni PKB bergabung jurus dengan Gerindra yang masing-masing memiliki 2 kursi, yang diberinama “Fraksi Kebangkitan Gerakan Demokrasi”.

Sedangkan, Partai Golkar yang memiliki 4 kursi di DPRD Kabupaten Fakfak seharusnya membentuk satu Fraksi lagi, ternyata memilih berkoalisi besar alias “Gemuk” yang dihuni partai-partai ternama yakni, Partai Golkar 4 Kursi, Partai Hanura 1 Kursi, Partai Demokrat 1 Kursi, Partai PAN 1 Kursi, Partai PBB 1 Kursi, Partai Demokrat 1 Kursi, Perindo 1 Kursi, dan PKS 2 Kursi, yang diberinama “Fraksi Karya Pembangunan” dengan total 11 Anggota Dewan.

Ketua Fraksi Nasional Demokrat (NasDem) DPRD Kabupaten Fakfak menilai pembentukan AKD telah dirancang dengan skenario secara struktur dan masif diluar gedung sidang dewan sehingga terkesan hanya formalitas.

Hal itu disampaikan Marcel terkait adanya pembentukan AKD Komisi III DPRD Kabupaten Fakfak, yang notabene salah satu Anggota Dewan tidak hadir, namun menduduki jabatan sebagai Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Fakfak.

“Saya menilai pembentukan alat kelengkapan dewan komisi tiga telah terjadi skenario di luar gedung secara struktur dan masif sehingga saya memilik Walk Out terkesan hanya formalitas,”ujar Marcel Rahamitu via seluler, Jumat (11/10/2019) pagi.

Buktinya, sambung Marcel, bahwa ada anggota dewan yang tidak hadir dalam rapat pemilihan jabatan struktur Komisi III, namun menduduki jabatan.

“Contohnya PBB (Partai Bulan Bintang) tidak hadir dan hanya memilik satu kursi di dewan, tetapi berada pada posisi wakil ketua di komisi tiga, inikan tidak wajar,”kata Marcel.

Berikut AKD di DPRD Kabupaten Fakfak periode 2019-2024 yakni, Fraksi Karya Pembangunan dengan Ketua Fraksi Markus Krispul (Golkar), Wakil Ketua Clifor Kelly Ndandarmana (PAN), Sekretaris Burhan Landupa, jumlah Anggotanya 11 orang, yakni Partai Golkar 4 Kursi, Partai Hanura 1 Kursi, Partai Demokrat 1 Kursi, Partai PAN 1 Kursi, Partai PBB 1 Kursi, Partai Demokrat 1 Kursi, Perindo 1 Kursi, dan PKS 2 Kursi.

Fraksi Kebangkitan Gerakan Demokrasi terdiri dari Partai PKB 2 Kursi, Partai Gerindra 2 Kursi, dan PDI Perjuangan 2 Kursi, dengan jumlah 6 Kursi dari 3 Partai, mereka memutuskan Ketua Fraksi, Amir Rumbouw, Wakil Ketua Usman Rengen, Sekretaris Yoan Yotlely.

Untuk Fraksi NasDem yang jumlahnya 3 Kursi, mereka memiliki Fraksi sendiri (Murni), Ketua Fraksi Marcelus Rahamitu, dan Wilson Sony Hegemur sebagai Sekretaris.

Selanjutnya, pada pembagian Komisi-Komisi Dewan, terdapat 3 Komisi yakni, Komisi 1, selaku Ketua Murdono, Wakil Ketua, Usman Rengen, Sekretaris, Burhan Landupa.

Sedangkan Komisi 2, Ketua, Abdul Gani Ishak Bauw, Wakil Ketua, Markus Tulung Kadang, Sekretaris, Amin Samay, Komisi 3, Ketua, Markus Krispul, Wakil Ketua, H. Abutalib Iribaram, Sekretaris, Muhamad Rusdi Faruk.

Badan Kehormatan Dewan sebagai Ketua, Usman Rengen, Wakil Ketua, Markus Tulung Kadang, Anggota, Sony W Hegemur, dan untuk Badan Pembentukan Perda, Ketua, La Iriani, Wakil Ketua, Isak Patanduk, Badan Musyawarah Dewan dan Badan Anggaran Dewan, Ketua dan Wakil Ketua, Unsur Pimpinan DPRD. [monces]

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close