HeadlineMetro Fakfak

Samaun Dahlan : Dana BSPS Akan Ditranfer ke Rekening Penerima

FAKFAK, kabarfakfak.com – Pemerintah Pusat melalui Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tahun ini memberikan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) kepada 225 orang Masyarakat Berpengasilan Rendah (MBR) di Kabupaten Fakfak Provinsi Papua Barat.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Fakfak Samaun Dahlan, S.Sos. M.AP mengatakan, 225 orang penerima bantuan itu tersebar di 2 kelurahan dan 6 kampung di Kabupaten Fakfak.

“Masing-masing orang atau rumah memperoleh berupa bahan bangunan senilai Rp 15.000.000, dan biaya upa kerja sebesar Rp 2.500.000, dengan jumlah total penerima bantuan sebesar Rp 17.500.000,”ujar Samaun Dahlan usai penyerahan bantuan BSPS di gedung Windert Tuare, Rabu (16/10/2019) pagi tadi.

Dikatakannya, BSPS dilakukan melalui tranfer ke rekening masing-masing penerima bantuan melalui Bank Papua, bukan melalui Dinas PUPR Kabupaten Fakfak yang dipimpinnya

“Jadi para penerima bantuan membuka rekening pribadi di Bank Papua, dana itu akan dimasukan ke rekening penerima bantuan masing-masing, dan kami (PUPR,red) tidak mengintervensi,”ujarnya.

Mekanisme pencairan bantuan tersebut, lanjut Samaun, langusng melalui rekening Bank Papua milik penerima bantuan, setelah itu dana tersebut diambil oleh penerima bantuan dan diserahkan ke Toko penjual bahan bangunan setelah disurvei oleh tim kelompok masyarakat dan tim tehknis PUPR Kabupaten Fakfak.

“Jadi tim ini akan mensurvei ke lapangan, bahan bangunan apa saja yang diperuntuhkan untuk merehab rumah, nah setelah itu, tim akan mencari toko mana saja yang menjual bahan bangunan murah untuk nantinya penerima bantuan mengambil bahan di toko itu, namun kami tidak melakukan intefensi,”ujar Samaun.

Setelah mendapatkan toko kemudian dilakukan kesepakatan, maka dana yang tadinya masuk ke rekening mereka itu (penerima bantuan,red) dipindahkan ke toko tersebut, dengan demikian maka penerima bantuan akan mengambil bahan bangunan sesuai anggaran yang tersedia

“Jadi tidak dalam bentuk uang tap barang, Sementara untuk, tukang atau pekerja yang akan merehab rumah masyarakat, bisa saja berasal dari keluarga penerima bantuan atau juga tukang bangunan dan dibayarkan sesuai besaran dana pekerja atau tukang senilai Rp 2.500.000,”jelasnya.

Adapun 2 kelurahan dan 6 kampung yang menerima bantuan, Sebut Samuan Dahlan, yaitu, Kelurahan Danaweria sebanyak 50 unit rumah, Kelurahan Fakfak Selatan 25 unit, Kampung Sekban 25 unit, Kampung Sekru 20 unit, Kampung Gewerpe sebanyak 20 unit, kampung Lusiperi 20 unit, kampung Ketemba 25 unit, dan kampung Fior 40 unit rumah. [monces]

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close