HeadlineMetro Fakfak

Audensi Pembentukan Polwil Sorong Membawahi 6 Polres

Suasana Hadir Tamu/undangan Audens Tim Studi Kelayakan Usulan Pembentukan Polwil Sorong dengan Bupati dan Pimpinan DPRD Kabupaten Fakfak serta para Tokoh/foto monces,
Suasana hadir peserta Audens Tim Studi Kelayakan Usulan Pembentukan Polwil Sorong dengan Bupati dan Pimpinan DPRD Kabupaten Fakfak serta para Tokoh/foto monces.

FAKFAK, kabarfakfak.com – Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat akan membentuk Kepolisian Wilayah (Polwil) Sorong, yang membawahi Polres Fakfak, Polres Kaimana, Polres Raja Ampat, Polres Sorong Kota, Polres Sorong dan Polres Sorong Selatan.

Tujuan dibentuknya Polwil Sorong adalah agar rentang komando tidak terlalu jauh dari Polres ke Polda, ketika ada rapat di Polda, maka yang wajib hadir adalah para Kapolwilnya saja, sedangkan untuk para Kapolres pertemuannya hanya sampai di Polwil.

Guna pembentukan Polwil Sorong, Strajemen Biro Rena Polda Papua Barat akan melakukan Audensi dengan Pemerintah Daerah, DPRD, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, Tokoh Agama, dan Tokoh Adat di 6 Daerah, yakni Fakfak, Kaimana, Sorong, Sorong Selatan dan Raja Ampat.

Audensi Pembentukan Polwil Sorog diawali dari Kabupaten Fakfak, yang digelar di gedung Windert  Tuare, Kamis (24/10/2019) pagi tadi.  Audens dipimpin Bupati Fakfak diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Politik dan Hukum (Polhukam) Arobi Hindom, Kabag Strajem Biro Rena Polda Papua Barat AKBP. Junaidi Mayau, SE dan Wakapolres Fakfak Kompol Ihamsyah, S.Pd.

Bupati dalam sambutannya, dibacakan Staf Ahli Bidang Polhukam Arobi Hindom mengapresiasi dan terima kasih kepada Polda Papua Barat yang membentuk Polwil Sorong.

Menurutnya,  dengan adanya pembentukan Polwil Sorong, maka tingkat kemanan lebih terjaga dengan baik, dan memperpendak rentang kendali koordinasi antar wilayah.

“Kami pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Fakfak mendukung terbentuknya Polwi Sorong, karena mempermudah tugas-tugas Kepolisian dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat terutama Kamtibmas di Kabupaten Fakfak,”ujarnya.

Sementara itu, Kabag Strajem Biro Rena Polda Papua Barat AKBP. Junaidi Mayau, SE mengatakan bahwa, pembentukan Polwil Sorong sangat penting, karena wilayah kerja Papua Barat sangat luas, dan jarak tempuh jauh, jika dibandingkan di wilayah Pulau Jawa.

“Seorang Kapolda seperti di Papua Barat, yang wilayahnya sangat luas, tanpa didukung kaki dibawanya, sehingga tercetus keinginan, ada komunikasi Kapolri dengan Menteri Pendayagunaan Apartur Negara dan Reformasih Birokrasi (Menpan RB) dan Menteri Keuangan untuk Polwil dikembangkan lagi, ternyata mendapat sambutan baik,”ujarnya.

Dari diskusi di Mabes Polri, lanjut Junaidi, Kapolri memerintahkan Asisten Umum Perencanaan Anggaran (Asrena) Mabes Polri, agar segera pembentukan Polwil Sorong, yang wilayahnya meliputi, Polres Fakfak, Polres Kaimana, Polres Raja, Polres Sorong Kota, Polres Sorong dan Polres Sorong Selatan.

“Dengan adanya Perintah Kapolri, maka kita membuat naskah yang merupakan naskah akademik, yang sudah kita kirim ke Kemen PAN RB, tindaklanjutnya adalah studi kelayakan yang merupakan persyaratan mutlak untuk melengkapi dokumen dalam rangka pembentukan Polwil Sorong,”kata Junaidi.

Untuk melengkapi dokumen pembentukan Polwil, jelas Junaidi, selaku Kabag Strajem Biro Rena Polda Papua Barat bersama dua orang stafnya mengelilingi Polres yang tergabung Polwil Sorong.

“Masing-masing Polres, saya bersama staf saya akan berada dua sampai tiga hari untuk menghimpun data yang diperlukan dalam rangka menyiapkan segala keperluan dalam rangka berkaitan dengan pembentukan Polwil Sorong,”jelasnya. [monces]

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close