HeadlineMetro FakfakUncategorized

Operasi Zebra Mansinam 2019, Satlantas Polres Fakfak Gelar Sidang Tilang Ditempat

Suasana pembayaran denda tilang kepada Jaksa sebegai eksekutor/foto monces.
Suasana tilang pengendara yang melanggara/foto monces.

FAKFAK, kabarfakfak. com – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Fakfak Polda Papua Barat menggelar razia kendaraan roda dua dan roda empat di Jalan Diponogoro, tepatnya di rumah negara atau kediaman Bupati Fakfak, Jumat (01/11/2019) pagi tadi.

Razia kendaraan dalam Operasi Zebra Mansinam di hari kedelapan ini berbeda dari hari sebelumnya, dimana razia kali ini dilakukan sidang ditempat terhadap pelanggar lalu lintas.

Pantauan media ini, kendaraan baik sepeda motor, mobil pribadi dan angkutan umum yang melintas dihentikan untuk diperiksa surat-surat dan kelengkapan berupa Surat Izin Mengemudi (SIM), Surat Tanda Nomor Kenderaan (STNK) dan Tanda Nomor Kenderaan Bermotor (TNKB).

Suasana razia di depan kediaman Bupati Fakfak Jalan Diponogoro Kabupaten Fakfak/foto monces.

Pengendara yang kedapatan melakukan pelanggaran terkait kelengkapan kendaraan langsung diberikan sanksi tilang oleh Satlantas Polres Fakfak. Setelah mendapatkan sanksi tilang, penggendara mengikuti sidang ditempat dan membayar denda sesuai pelanggarannya.

Sidang ditempat dipimpin Hakim tunggal Agus Eman, SH didampingi Panitera Yohanis Sihaya, SH dan Jaksa Kejaksaan Negeri Fakfak Petra Wonda, SH (Kasipudum) dan Lidia Kadang, SH.

Kapolres Fakfak melalui Kasatlantas Iptu Yosias Tatuhey, S.Sos menyebutkan sebanyak 22 kendaraan dikenakan denda tilang dari hasil Operasi Razia Mansinam 2019.

“Jumlah tilang sebanyak 22 pengendara, terdiri dari roda dua 18 pengendara yang surat-suratnya tidak lengkap dan 4 pengendara roda dua tidak mengenakan helm,”ujar Tatuhey usai sidang ditempat.

Suasana razia kenderaan roda dua dan empat di depan kediaman Bupati Fakfak/foto monces.

Menurutnya, sidang tilang ditempat merupakan pembelajaran bagi pengendara selain mentaati aturan lalu lintas juga mengetahui proses sidang tilang.

“Kalau buat pelanggaran lalu lintas pasti ada sanksinya, ditilang kemudian disidang oleh pengadilan negeri, kemudian setelah ditilang oleh hakim dan dieksekusi oleh rekan-rekan kami dari Kejaksaan,”jelasnya

Sementara Wakapolres Fakfak Kompol Ilhamsya, S.Pd mengharapkan kepada pengendara agar mentaati aturan lalu lintas, kelengkapan surat kenderaan dan penggunaan helm menjadi satu keharusan sehingga terhindar dari kecelakaan diri sendiri dan orang lain.

Foto bersama Satlantas Polres Fakfak, Hakim dan Jaksa usai sidang tilang/foto monces.

“Berlau lintas dengan cara mematuhi aturan-aturan yang ada salah satu cara menghindari terjadinya kecelakaan. Jadilang pelopor keselamatan berlalu lintas dan budayakan keselamatan menjadi kebutuhan,”pintanya. [monces]

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close