Saturday , 1 February 2020
Home / Headline / Sosok Mayat Ditemukan di Kampung Warpa, Kapolres : Hasil Otopsi Tidak Ditemukan Luka Tembak

Sosok Mayat Ditemukan di Kampung Warpa, Kapolres : Hasil Otopsi Tidak Ditemukan Luka Tembak

FAKFAK, kabarfakfak.com – Kepolisian Resort Fakfak Polda Papua Barat menggelar konferensi pers terkait ditemukan sosok mayat di salah satu kebun warga di kampung Warpa Distrik Kayauni Kabupaten Fakfak Provinsi Papua Barat. Konferensi Pers dilakukan di ruangan Kapolres Fakfak, Selasa (10/12/2019) pagi kemarin.

Kapolres Fakfak AKBP. Ary Nyoto Setiawan, S.I.K. M.H mengakui benar adanya ditemukan sosok mayat bernisial AH berusia 30 tahun di salah satu kebun warga di kampung Warpa Distrik Kayauni Kabupaten Fakfak dari hasil laporan masyarakat pemilik kebun 7 Desember 2019.

“Jadi tanggal 7 Desember 2019 kami terima laporan masyarakat pemilik kebun, bahwa ditemukan 1 jenazah yang diduga pelaku kegiatan 1 Desember 2019,”ujar Kapolres didampingi Kasat Reskrim Polres Fakfak AKP. Misbachul Munir, S.I.K.

Setelah menerima laporan masyarakat, lanjut Kapolres, penyidik Satuan Reserse Kriminal Polres Fakfak melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan jenazah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Fakfak untuk diotopsi oleh dokter Forensik dari Sulawesi Tenggara (Sultra) didampingi tenaga medis dari RSUD Fakfak.

“Pelaksanaan otopsi berjalan dengan lancar, dan hasil otopsi ditemukan tanda-tanda benturan dan lecet pada daerah belakang kepala, bahu dan punggung akibat terjatuh, dan dari hasil otopsi tidak ada tanda-tanda luka tembak,”jelas Kapolres.

Menurut Kapolres, korban diduga terlibat dalam kegiatan 1 Desember 2019 yang rencananya melakukan aksi pengibar bintang kejora di gedung DPRD Kabupaten Fakfak, Kantor Bupati dan gedung Pepera.

“Jadi pada saat kejadian 1 Desember 2019 kita melakukan penangkapan sebagian melarikan diri ke hutan, nah, duduga korban melarikan diri terpeleset masuk ke jurang, yang jarak dari rumahnya ke lokasi dia terjatuh sekitar 200 meter, kemiringan 45 derajat dan kondisi lokasi berbatu, sehingga diduga terjadi benturan,”terang Kapolres.

Melalui konferensi pers ini, Kapolres menghimbau kepada seluruh masyarakat Fakfak bijaksana menyikapi informasi yang beredar di media sosial dan sebelum memberikan informasi melalui media sosial, terlebih dahulu mengkroscek kebenarannya, sebab jika tidak benar dan diposting di media sosial, maka melanggar aturan maupun perundang-undangan yang berlaku.

“Jadi selama ini mungkin ada opini-opini yang beredar yang kurang menyejukan, sekarang sudah ada hasil otopsi yang dilakukan oleh dokter forensik didampingi tenaga medis dari RSUD Fakfak, merekalah sebagai saksi dalam otopsi tersebut dan tidak sedikitpun campur tangan dari kami Polisi,”jelasnya menambahkan rencana jenazah akan diserahkan ke keluarga untuk dimakamkan. [monces]

Check Also

Manager UP3 Sorong Sebut Minggu ke-3 Februari Listrik di Fakak Mulai Normal Kembali

FAKFAK, kabarfakfak.com – Manager Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sorong Albert Safaria menyampaikan permohonan maaaf …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *