HeadlinePolitik

Staf dan PPNPNS Bawaslu Fakfak Tes Tertulis Socrative

Suasana Ketua Bawaslu Papua Barat Ibnu Mas’ud Sirfefa, S.Sos didampingi Ketua dan Komisioner Bawaslu Fakfak memantau pelaksanaan tes Online atau Socretive/foto monces.

FAKFAK, kabarfakfak.com – Berakhirnya masa kontrak bagi staf kontrak Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten/Kota yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 dan evaluasi terhadap Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri Sipil (PPNPNS), maka serentak diseluruh Indonesia Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menyelenggarakan Tes Tertulis Online/Socrative, Selasa (21/1/2020)

Untuk wilayah Indonesia Barat tes tersebut dilaksanakan pukul 14.00 WIT, sedangkan untuk wilayah Indonesia Timur seperti Papua, dan Papua Barat dilaksanakan pukul 16.00 WIT.

Pantauan media ini, untuk Bawaslu Kabupaten Fakfak 14 orang Staf Kontrak, PPNPNS mengikuti tes tersebut dan dipantau langsung oleh Ketua Bawaslu Provinsi Papua Barat Ibnu Mas’ud Sirfefa, S.Sos didampingi Ketua dan Komisioner Bawaslu Kabupaten Fakfak.

Ketua Bawaslu Papua Barat mengatakan, materi yang diuji antara lain Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, Aritamtika, logika dan juga materi Kepemiluan.

“Materi kepemiluan  mencakup pengawasan, penindakan, kesekretariatan dan tata kelola maupun materi terkait kode etik penyelenggara pemilu, ”kata Ibnu Mas’ud.

Sementara berkaitan dengan nilai Passing Gradenya, lanjut Ibnu, sesungguhnya secara Nasional nilai dari angka 0 (nol) sampai 59 dinyatakan tidak lulus.

“Artinya nilai Passing Grade dari angka 60 sampai dengan 100 dinyatakan lulus, namun akan kekususan bagi Papua dan Papua Barat, dimana nilai Passing Grade dari 45 sampai 100 dinyatakan lulus, dan 0 (nol) sampai 44 dinyatakan tidak lulus,”jelasnya.

Ibnu berharap adanya tes tertulis ini, menghasilkan pegawai maupun staf yang priduktif dan kompeten dibidang masing-masing membantu komisioner dalam melaksanakan tugas-tugas pengawasan Pemilu.

“Kegiatan komsioner lancar dan sukses itukan tergantung mereka (staf maupun pegawai,red) yang bekerja, ini juga sebagai pemantik bagi mereka lebih banyak belajar, karena standar sekarang memang standar kualitas pengetahuan dan lain-lain,”jelasnya. [monces]

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close