Saturday , 1 February 2020
Home / Headline / Bupati Fakfak Minta Semua Pihak Bertanggungjawab Mencegah Stunting

Bupati Fakfak Minta Semua Pihak Bertanggungjawab Mencegah Stunting

Suasana sosialisasi percepatan dan penanggulangan Stuntung oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Fakfak/foto monces.

FAKFAK, kabarfakfak.com – Pernah dengar Stunting? Sebagian orang mungkin asing dengar istilah tersebut, stunting adalah kondisi tinggi badan anak lebih pendek alias kerdil dibanding tinggi badan anak seusinya,

Di Indonesia, khusus stunting masih menjadi masalah kesehatan dengan jumlah yang cukup banyak. Hal ini disebabkan karena kekurangan gizi krois dengan menifestasi kegagalan pertumbuhan yang dimulai sejak masa kehamilan hingga anak berusia 2 tahun.

Terkait hal itu, Bupati Fakfak Dr. Mohammad Uswanas, M.Si meminta semua pihak termasuk instansi tehknis dalam hal ini Dinas Kesehatan mencegah Stunting (Anak Kerdil) di Kabupaten Fakfak.

“Bapak, ibu Stunting ini masalah yang tidak main-maing dan berbahaya skali, saudara-saudara tau di kampung Kayu merah secara umum di Distrik Fakfak Tengah 318 orang anak yang terkenah Stunting, itu kampug yang ada di kota, bagaimana kalau kampung yang jauh dari kota, itu lebih banyak lagi,”ujar Bupati pada acara Sosialiasi Percepatan dan Penanggulangan Stunting di gedung Windert Tuare Kabupaten Fakfak, Senin (27/1/2020) pagi.

Untuk itu, Bupati minta Dinas Kesehatan menginfentarisasi, melakukan pengendalian, profokatif atau promotet dan menurunkannya agar kedepan tidak terjadi lagi kenaikan stunting.

“Anggaran paling banyak turun ke kampung itu seperti Gebang Kaca, program dana desa dari pusat, tapi ternyata stunting masih banyak, ini menunjukan pengendalian kita di lapangan kurang efektif. Saya minta instansi tehknis Dinas Kesehatan harus bertanggungjawab, rubah pola makan,”pintanya.

Bupati juga minta para Kepala Kampung berperan aktif bersama-sama dengan petugas kesehatan di kampung guna melakukan pencegahan dini, sebab menurut Bupati, pemerintah kampung menjadi leading sektor harus mampu mengendalikan hal ini (stunting).

“Stunting itu ada di kampung, untuk itu kepala kampung harus tahu, berapa orang yang terkena stunting, berapa orang terkenah busung lapar, berapa yang terkenah malaria, berapa tuberkulosis, kepala kampung harus punya data itu,”tegas Bupati. [monces]

Check Also

Manager UP3 Sorong Sebut Minggu ke-3 Februari Listrik di Fakak Mulai Normal Kembali

FAKFAK, kabarfakfak.com – Manager Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sorong Albert Safaria menyampaikan permohonan maaaf …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *