HeadlinePolitik

Pasangan CEPAT Lapor KPU ke Bawaslu Kabupaten Fakfak

FAKFAK, kabarfakfak.com – Pasangan bakal calon Bupati Fakfak dan bakal calon Wakil Bupati Fakfak Cyrillus Adopak, SE, MM dan Peggi Patrisia Pattipi, SE (CEPAT) telah resmi melaporkan KPU Kabupaten Fakfak ke Bawaslu Kabupaten Fakfak, Rabu (26/2/2020) sekitar pukul 17.00 WIT.

Cyrillus Adopak didampingi Liaison Officer (LO) Amir membawa dua karton berisi bukti laporan tiba di Kantor Bawaslu Kabupaten Fakfak dan diterima Koordinator Divisi Hukum dan Pelanggaran Sengketa Bawaslu Kabupaten Fakfak Abdul Tanggi Irirwanas, S.Si.

Selanjutnya mengisi buku tamu, kemudian masuk ke ruangan Media Center guna menyerahkan laporan disertai bukti laporan, setelah itu menuju ke meja petugas peniliti laporan untuk dilakukan penilitian.

Kepada wartawan, Cyrillus Adopak mengatakan, laporan tersebut terkait dengan berita acara penolakan dokumen syarat dukungan pasangan CEPAT.

“Kami ke Bawaslu ini dalam rangka mengajukan aduan terkait dengan berita acara penolakan berkas syarat dukungan calon perseorangan pasangan CEPAT tanggal 24 Februari 2020 lalu,”kata Adopak.

Dia menjelaskan bahwa,pada tanggal 22 Februari 2020 pasangan CEPAT telah menyerahkan syarat dukungan ke KPU Kabupaten Fakfak, namun setelah diteliti dan diperiksa, sejumlah dokumen syarat dukungan tidak memenuhi syarat (TMS) sehingga dikembalikan untuk diperbaiki.

Menurut dia, perbaikan dilakukan dan secara online terdaftar di Silon KPU sebanyak 6.136 dukungan, namun lantaran gangguan jaringan dan pemadaman listrik sehingga terganggu mendownload bukti fisik model B.1.1 KWK hasil Sistim Informasih Pencalonan (Silon) Online KPU.

“Akibat gangguan jaringan dan lampu padam sehingga mempengaruhi keterlambatan download dan print out hasil Silon, sehingga dalam keadaan itu pada tanggal 23 Februari 2020 pukul 23. 15 WIT kami mengambil keputusan untuk segera membawa semua berkas untuk serahkan ke KPU dengan alasan bahwa, kalau kami terus download dan memprint out hasil Silon, maka kami akan terlewatkan dengan deadline waktu yang ditentukan KPU 24.00 WIT,”jelasnya.

Cyrillus Adopak mempertanyakan darimana KPU mengetahui adanya penyebaran hanya di satu Distrik, sementara KPU tidak melakukan penilitian perbaikan berkas syarat dukungan pasangan CEPAT.

“Menjadi pertanyaaannya, darimana KPU dia tahu penyebarannya hanya satu distrik, dia tidak melakukan penilitian berkas saat perbaikan, kami berhasil print out model B.1.1.KWK itu hanya satu distrik, karena kendala jaringan internet dan pemdaman lsitri, sedangkan distrik lain belum terprin out,”bebernya.

Sesungguhnya, lanjut dia,  syarat dukungan calon perseorangan ada pada dokumen model B.1. KWK, bukan B.1.1. KWK, yang bukan penentu meloloskan pasangan bakal calon perseorangan.

“Kami menyesal terhadap teman-teman di KPU kurang memahami betul dokumen model B.1.1.KWK, model B.2. KWK adalah fasilitas untuk mempermudah KPU melakukan penilitian dokumen syarat dukungan, bukan penentu meloloskan calon perseorangan, yang meloloskan calon perseorangan adalah dokumen model B.1.KWK,”jelas Adopak.

Sementara Koordinator Divisi Hukum dan Pelanggaran Sengketa Bawaslu Kabupaten Fakfak Abdul Tanggi Irirwanas, S.Si mengatakan bahwa, setelah laporan diterima akan dilakukan penilitian administrasi.

“Jika penelitian administrasi lengkap sesuai dengan prosedur, maka akan diregister, setelah diregister maka kami Bawaslu punya waktu 12 hari kelender kedepan hingga putusan untuk menyelesaikan laporan hari ini,”ujar Tanggi sapaan akrabnya.

Berikut pengertian dokumen yang diserahkan pasangan bakal calon perseorangan ke KPU yakni :

  • Surat pernyataan dukungan masing-masing pendukung (Formulir B.1-KWK Perseorangan) yang ditempel dengan fotokopi Kartu Tanda Penduduk Elektronik atau dilampiri Surat Keterangan;
  • Dokumen model B.1.1-KWK Perseorangan yang dicetak dari Sistem Informasi Pencalonan (SILON) dan ditandatangani oleh bakal Pasangan Calon Perseorangan dengan dibubuhi materai  dan 1 (satu) rangkap Salinan;
  • Asli hasil cetak Formulir Model B.2-KWK Perseorangan Rekapitulasi jumlah dukungan bakal pasangan calon perseorangan dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur  yang dicetak dari Sistem Informasi Pencalonan (SILON)  dan ditandatangani oleh bakal Pasangan Calon Perseorangan dengan dibubuhi materai;
  • Formulir Model B.1-KWK Perseorangan dan Formulir B.1.1-KWK Perseorangan wajib dikelompokkan berdasarkan wilayah kelurahan/desa atau sebutan lain.

          [monces]

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close