HeadlineHukum & Kriminal

Rekam Wanita Mandi, Seorang Pria di Danaweria Diringkus Polisi

FAKFAK, kabarfakfak.com – Seorang warga Kelurahan Danaweria Kabupaten Fakfak bernisial HR (26) ditangkap Satuan Reskrim Polres Fakfak Polda Papua Barat setelah kedapatan merekam video seorang wanita bernisial NC (36) sedang mandi di kamar mandi.

Kasat Reskrim Polres Fakfak AKP Misbachul Munir, S.I.K membenarkan adanya kejadian itu pada tanggal 2 Januari 2020 sekitar pukul 21.30 WIT.

“Pelaku merekam korban sedang mandi di rumah korban di kelurahan Danaweria,”ujar Kasat Reskrim Polres Fakfak AKP Misbachul Munir, S.I.K didampingi Kanit PPA Satuan Reslrim Polres Fakfak AIPDA Rizal Rusli, S.H, Jumat (6/3/2020) siang.

Kejadian itu, jelas Kasat Reskrim berawal dari korban sedang mandi dikamar mandi rumah korban, kemudian korban melihat pada fentilasi yang terletak di bagaian atas di dalam kamar mandi.

“Ada seorang laki-laki yang korban tidak kenal sedang memegang Handphone yang diarahkan pada diri korban hingga saat itu korban kaget,”jelas Kasat Reskrim.

Kemudian, lanjut Kasat Reskrim, korban menyiram tersangka dengan menggunakan air sambil korban berteriak selanjutnya tersangka melarikan diri.

“Pada saat melarikan diri Handphone tersangka terjatuh yang dia gunakan untuk merekam korban pada saat mandi,”ujarnya.

Atas kejadian tersebut, korban membawa barang bukti (BB) melaporkan ke Polisi, langsung Polisi melakukan penyelidikan dan menangkap tersangka di Wagom Kabupaten Fakfak 7 Februari 2020.

“Tersangka mengakui semua perbuatannya dan mengakui barang bukti berupa Handphone adalah milik tersangka yang digunakan untuk merekam korban pada saat mandi,”tutur Kasat.

Mengungkap fakta kejadian tersebut, lanjut Kasat Reskrim, pihaknya menggunakan Ahli pidana dan Ahli Information Technology (IT) untuk mengecek keaslian vidieo tersebut.

“Hasil ahli pidana terbukti dan kami penyidik sedang menunggu hasil dari ahli IT yang mengecek keaslian video tersebut,”jelasnya menambahkan kasus ini telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Fakfak atau tahap satu.

Tersangka disangkahkan dengan Pasal 4 Ayat (1d dan e) Jo Pasal 29 dan atau pasal 9 Jo pasal 35 UU RI Nomor 44 tahun 2008 tentang Pornografi dengan ancamam hukuman minimal 1 tahun dan maksimal 12 tahun penjara. [monces]

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close