HeadlinePolitik

Untung Tamsil Resmi Menyerahkan Surat Pengunduran dari Sekretaris DKP dan ASN

FAKFAK, kabarfakfak.com – Untuk meyakinkan pendukung maupun simpatisannya maju pada Pilkada Kabupaten Fakfak 2020, Untung Tamsil, S.Sos. M.Si bakal calon Bupati Fakfak Periode 2020-2025 resmi menyerahkan surat pengunduran diri dari Jabatan Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Fakfak dan juga sebagai Apartur Sipil Negara (ASN).

Hal itu juga menghindari Stikma yang berkembang di kalangan masyarakat bahwa pasangan Bakal Calon Bupati Fakfak dan Wakil Bupati Fakfak Untung Tamsil dan Yohana Dina Hindim (UTAYOH) sebagai bakal calon “BONEKA”.

Penyerahan surat pengunduran diri dari Jabatan Sekretaris DKP dan ASN disampaikan Untung Tamsil Bakal Calon Bupati Fakfak pada konferensi Pers di Rumah Juang UTAYOH, Senin (9/3/2020) tadi malam.

“Tadi siang (Senin 9 Maret 2020) pukul 14.00 WIT, saya telah menyerahkan surat permohonan pengunduran diri dari jabatan sekretaris Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Fakfak ke bagian umum setda Kabupaten Fakfak untuk kemudian diproses dan akan ditindaklanjuti dan kemudian kami akan menunggu SK pengunduran diri tersebut dari pimpinan,”ujar UT sapaan akrabnya.

Bakal Calon Bupati Fakfak Untung Tamsil, S.Sos. M.Si konferensi Pers menyatakan pengunuduran diri dari jabatan Sekretaris DKP dan ASN/foto monces.

Selain surat permohonan pengunduran diri dari jabatan Sekretaris DKP, UT juga menyerahkan surat permohonan pengunduran diri dari Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Saya juga telah mengajukan surat yang sama kepada pemerintah kabupaten Fakfak untuk kiranya mundur secara parmanen sebagai aparatus sipil negara pada pemerintah kabupaten Fakfak,”kata UT.

Menurut dia, alasan pengunduruan diri agar lebih fokus mempersiapkan diri sebagai bakal calon Bupati Kabupaten Fakfak periode 2020-2025.

“Sesuai amanat undang-undang aparatur sipil negara atau Undang-Undang ASN nomor 5 tahun 2014 kususnya pada pasal 119 menjelaskan bahwa setelah ditetapkan menjadi calon bupati mengundurkan diri dari ASN, akan tetapi lebih awal saya mengundurkan diri, agar lebih fokus mempersiapkan diri sebagai bakal calon bupati kabupaten Fakfak melalui jalur perseorangan,”jelasnya.

Sementara Advokasi UTAYOH, Paul Sirwutubun, SH  menyatakan bahwa, sesuai amanat Undang-Undang Nomor 5 tahun 2014 tentang ASN pada pasal 119 dan 123 ditegaskan bahwa, yang sudah melakukan pengunduran diri, tidak dapat mencabut kembali.

“Jadi yang kami sampaikan malam ini sesuai dengan aspek hukum bahwa, pengunduran diri Untung Tamsil ini adalah contoh kemudian kedewasaan politik,”ujar Advokasi termuda di Kabupaten Fakfak ini.

Menurut dia, Untung Tamsil mengundurkan diri dari jabatan ASN ini menyadarkan semua masyarakat dari Karas Pulau Tigas sampai Tomage Wamosan bahwa, pengunduran diri hanya semata untuk kepentingan masyarakat membangun Kabupaten Fakfak.

“Karena yang diakomodir sekarang, dan diperjuangkan sekarang bukan pribadinya Untung Tamsil atau ibu Yohana Hindom, tetapi yang diakomodir adalah hak politik masyarakat di Kabupaten Fakfak,”tegas Paul. [monces]

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close