HeadlinePolitik

KPU Fakfak Rakor Penundaan Sebagian Tahapan Pilkada 2020

FAKFAK, kabarfakfak.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Fakfak menunda sebagian tahapan pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) 2020.

Ketua KPU Kabupaten Fakfak Dihuru Dekry Radjaloa, SP mengatakan, penundaan sebagian tahapan Pilkada 2020 itu mengacu pada Surat Keputusan KPU RI No. 176/PL.02-Kpt/01/KPU/III/2020 dan Surat Edaran Nomor 8 tahun 2020 tentang pelaksanaan Keputusan KPU menunda sebagian tahapan Pilkada serentak 2020 ditingkat Provinsi, Kabupaten dan Kota.

“Dari surat keputusan KPU RI dan juga surat edaran itu, maka kami KPU Kabupaten Fakfak baru saja melaksanakan rapat koordinasi atau rakor dengan Bawaslu, Kepolisian dan juga Pemerintah Daerah dalam hal ini Satgas Percepatan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Fakfak,”kata Derkry sapaan akrabnya ditemui diruang kerjanya usai rapata tersebut, Selasa (24/3/2020) siang.

Dikatakannya, dari hasil rapat tersebut ditindaklanjuti Keputusan KPU RI dan Surat Edaran, namun sebelum adanya Surat Keputusan dan Edaran tersebut, sudah ada himbauan atau instruksi dari Pemerintah Daerah Kabupaten Fakfak dalam hal ini Satgas, yang salah satunya menghimbau tidak mengumpulkan banyak orang dalam kegiatan.

“Nah, kami KPU Kabupaten Fakfak sudah melaksanakan instruksi atau himbauan Satgas, salah satunya secara simbolis melantik anggota PPS atau Panitia Pemungutan Suara dan menunda Bimtek bagi anggota PPS. hal ini dilakukan untuk mecegah penularan atau penyebaran Covid-19,”kata Dekry.

Dekry menyebutkan sesuai Surat Edaran KPU RI, ada beberapa tahapan yang ditunda yakni, Verifikasi Faktual Syarat Dukungan bakal pasangan calon perseorangan, juga Pembentukan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP).

“Juga pelaksanaan pencocokan dan penelitian atau coklit, serta pemutakhiran dan penyusunan daftar pemilih, nah aitem-aitem ini memang perlu ditunda karena nanti melibatkan orang banyak,”ujarnya.

Ditambahkannya, hasil rapat koordinasi ini sebagai dasar  KPU Kabupaten Fakfak untuk melakukan perubahan jadwal dan tahapan, terkait Surat Keputusan maupun Surat Edaran KPU RI dan juga pertimbangan dari Keputusan Bupati Fakfak terkait penyebaran Covid-19.

“Itu juga dimasukan sebagai dasar perubahan tahapan yang dilakukan oleh KPU, jadi pada prinsipnya kita tunda sebagian tahapan ini sampai dikeluarkan Surat Keputusan yang baru dari KPU RI untuk pelakskanaan tahapan jadwal Pilkada 200,”jelasnya.

Sementara Ketua Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Fakfak Drs. H. Ali Baham Temongmere, M.Tp mempertegas terkait himbauan pemerintah pusat dan daerah salah satunya menjauh dari kerumunan tau pertemuan masyarakat daalam jumlah yang besar.

“Kumpul masyarakat dalam jumlah besar, yang berpengaruh penyebaran virus corona, karena didalam kerumunan banyak orang itu bisa saja ada orang-orang yang baru dari daerah yang terjangkit, itu yang harus kita hindari, jadi inilah salah satu hasil kesepahaman dari rapat koordinasi kita bersama dengan KPU, Bawaslu dan Kepolisian,”jelas Sekda Kabupaten Fakfak ini. [monces]

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close