HeadlineKesehatan

Orang Dalam Pemantauan Covid-19 Kabupaten Fakfak Bertambah Jadi 16 Orang

FAKFAK, kabarfakfak.com – Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Virus Corona atau Covid-19 di Kabupaten Fakfak, Provinsi Papua Barat per 24 Maret 2020 bertambah menjadi 16 orang.

Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Fakfak, Gondo Suprapto, SKM. M.Si mengatakan, 16 orang ODP itu sedang diisolasi mandiri atau dikarantina mandiri di rumah masing-masing selama 14 hari kedepan, dan diawasi oleh petugas medis dari masing-masing Puskesmas dan keluarganya.

“Orang dalam pemantauan ini, kita sarankan untuk isolasi diri di rumah dan mendapat pemantauan oleh petugas kesehatan dari Puskesmas masing-masing dan juga keluarganya, sehingga tidak terjangkit ke orang lain, ketika mereka berkeliaran,”kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Fakfak ini didamping Ketua Satgas Percepatan Penangan Covid-19 Kabupaten Fakfak Drs. H. Ali Baham Temongmere, M.Tp di gedung Winder Tuare Kabupaten Fakfak, Selasa (23/3/2020) sore kamarin.

Menurutnya, 16 ODP itu berasal dari Fakfak dan baru saja pulang dari daerah terjangkit Covid-19, yang mengalami gejala Ispa seperti demam, flu dan batuk.

“Jika orang dalam pengawasan atau ODP mengalami sakit para, maka disarankan berobat ke layanan kesehatan, dan statusnya akan dinaikan menjadi Pasien Dalam Perawatan atau PDP dan kita belum bisa mengkategorikan sebagai positif crona,”ujarnya.

Lanjut dia, pasien tersebut akan diambil daranya, usapan hidung dan tenggorokannya, dan nantinya akan dikirim ke Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan di Jayapura maupun di Jakarta.

“Bahawa yang menentukan seseorang positif corona itu, setelah ada hasil uji laboratorium, jadi sekali lagi meskipun pasien itu dirawat di rumah sakit kita belum bisa kita katakan pasien positif corona, karena kita menunggu hasil labnya,”jelasnya. [monces]

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close