HeadlineKesehatan

Di Diklat Pemda Fakfak, 19 Penumpang Speedboat Jalani Karantina Khusus

FAKFAK, kabarfakfak.com – Sebanyak 19 Orang Dalam Pengawasan (ODP) menjalani karantina khusus selama 14 hari di Diklat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Fakfak, Senin (30/3/2020) sekitar pukul 16.30 WIT.

Mereka sebagian adalah mahasiswa asal Fakfak dari berbagai kota studi termasuk didalamnya sekitar 3 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemkab Fakfak, yang tumpangi Speedboat DPRD Kabupaten Fakfak dari Sorong dan baru tiba di Kabupaten Fakfak, Minggu (29/3/2020) tadi malam sekitar pukul 21.00 WIT.

Pantauan media ini satu persatu masuk ke ruangan isolasi atau karantina untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh tim medis yang dipimpin dr. Subhan Rumoning, Sp. PD Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Fakfak.

Sebelum masuk ke ruangan isolasi atau karantina, mereka mendapat arahan dari Satuan Tugas (Satgas) Perecpatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Fakfak Drs. H. Ali Baham Temongmere, M.TP, yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Fakfak.

Dalam arahannya, Ali Baham Temongmere memohon pengertian dari mereka terhadap bencana yang dialami bangsa Indonesia termasuk Kabupaten Fakfak dari penyebaran Virus Corona atau Covid-19.

“Karantina khusus ini bukan karena saudara-saudara penjahat, bukan karena terkena hukuman, bukan karena berbuat keselahan, tetapi ini tujuannya adalah pencegahan sebuah penyakit yang menular melalui kontak-kontak fisik,”ujar Ali Baham.

Oleh karen itu, Ali Baham meminta kesadaran, dengan hati ihklas, hati lapang untuk melihat hal itu (karantina,red) sebagai sebuah solusi menyelamatkan diri.

“Menyelematkan keluarga kita, masyarakat kita dan Insyah Allah bantu menyelamatkan negeri kita yang penuh dengan religius, bersejarah, dan juga menyelamatkan bangsa dan tanah air kita ini,”pintanya. [monces]

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close