HeadlineKesehatanMetro Fakfak

Ketua Satgas Covid-19 Ali Baham : Bandara dan Pelabuhan Dibuka, Tapi ada Pembatasannya

FAKFAK, kabarfakfak.com – Ketua Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Fakfak, Drs. H. Ali Baham Temongmere, M.Tp menegaskan bahwa, Bandara dan Pelabuhan dibuka, namun ada pembatasannya atau “Lockdown Terbatas”.

Pernyataan Ketua Satgas Covid-19 ini menepis isu yang tengah beredar bahwa dilarang pesawat dan pelabuhan masuk di Fakfak alias Locdown (terkunci).

Menurut Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Fakfak ini bahwa, penutupan Bandara dan Pelabuhan Fakfak itu merupakan kewenangan Pemerintah Pusat, bukan kewenangan Pemerintah Daerah.

“Kita tidak tutup bandara dan pelabuhan, tidak Lockdown, operasi bandara tetap jalan, karena itu kewenangan pusat, operasi pelabuhan tetap jalan, itu kewenangan pusat,”ujar Ali Baham sapaan akrabnya usai rapat lintas Forkominda dan Tokoh Agama di rumah negara Bupati Fakfak, Senin (6/4/2020) kemarin.

Dijelaskannya, sebelum tanggal 26 Maret 2020 Pemerintah Daerah Kabupaten Fakfak melocdown terbatas, pihak maskapai Wings Air Group Lion Air telah memutuskan untuk tidak melakukan penerbangan, dari dan keluar Fakfak.

“Memang Wings Air sendiri evaluasinya sudah mau menghentikan karena jumlah penumpang terus menurun, mereka juga tidak mau masuk karena, kuatir teradap krunya, kalau tidak steril mereka jadi korban, oleh karena itu pak bupati meminta untuk tanggal 26 Maret 2020 itu tutup sementara dan terbatas, itupun sebelumnya tanggal 24 Maret 2020 Winga Air sudah tidak masuk Fakfak,”jelasnya. [monces]

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close